Risiko Kecelakaan Motor Tinggi, Wawali Bandung Kampanye 'Klik' Helm

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 15:56 WIB
Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Pemerintah Kota Bandung mengingatkan pengendara motor menggunakan helm dengan baik. Sebab, 40 persen kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Bandung disebabkan penggunaan helm tidak benar.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyatakan berdasarkan data yang diperoleh, pada tahun 2018 terjadi 488 kecelakaan lalu lintas. 153 kejadian di antaranya disebabkan kecelakaan sepeda motor yang pengendaranya tak menggunakan helm dengan benar.

"Jadi mungkin 40 persen ya karena helm. Cukup tinggi. Makanya kita tekankan selain helm harus berstandar baik, kliknya itu yang penting," ucap Yana di Balai Kota, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Jumat (27/12/2019).

Yana menyatakan penggunaan perlengkapan berkendara menjadi salah satu elemen penting. Pasalnya, risiko kecelakaan sepeda motor di jalanan cukup tinggi. Selain menggunakan helm yang standar, sambung Yana, pengendara juga perlu memastikan helm dipasang dengan baik.

"Risiko pengendara dan penumpang sepeda motor itu risiko paling tinggi terhadap cedera kalau mengalami kecelakaan dan itu karena penggunaan helm yang tidak standar dan tidak klik. Karena kalau tidak klik, meskipun dia pakai helm standarnya sudah DOT, SNI kalau lepas, ya tetap saja dia tidak bisa melindungi kepalanya," tuturnya.

Pihaknya terus mengkampanyekan penggunaan helm yang baik dan benar kepada seluruh warga khususnya pengendara sepeda motor. Pemkot Bandung mengkampanyekan 'Klik' helm dengan tujuan untuk menekan angka kecelakaan fatal akibat kelalaian berkendara.

"Dengan kesadaran klik, risiko makin berkurang. Mudah-mudahan kita bisa konsisten terus lah, terus mengingatkan. Umur 11-12 tahun pengguna motor, mereka harus juga diingatkan meskipun sebenarnya enggak boleh tapi minimal mereka sebagai penumpangnya juga harus klik gitu. Karena risiko penumpang juga ya mungkin sama dengan pengendaranya," kata Yana.

Yana juga mempraktikkan penggunaan helm tersebut. Usai menggunakan helm berwarna hitam, Yana menunggangi motor Royal Enfield berkeliling area Balai Kota. (dir/ern)