Psikolog: Perobek Al Quran di Tasikmalaya Alami Skizofrenia

Deden Rahadian - detikNews
Jumat, 20 Des 2019 15:43 WIB
Erwin berontak saat polisi dan warga mencoba membawanya masuk ke mobil patroli. (Foto: tangkapan layar video dokumentasi Ade Ipung)
Tasikmalaya - Kasus perobekan Al Quran di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ditangani Polresta Tasikmalaya. Pelaku, Erwin (33), sudah ditetapkan tersangka dengan jeratan pasal penodaan agama. Polisi juga melibatkan psikolog untuk mengetahui kesehatan jiwa Erwin.

Pada Kamis (19/12/2019), pihak Polresta Tasikmalaya meminta saksi ahli yaitu psikolog bernama Hendra Nawawi memeriksa psikologis lelaki perobek Al Quran tersebut.


Hasilnya, Erwin mengidap skizofrenia. Hal tersebut berdasarkan beberapa indikator, riwayat khusus Erwin hingga hasil tes dan penampilan kasat mata.

"Kami dari tim melakukan diagnosa mendalam secara psikologis, ada indikator berhubungan kesehatan jiwanya. Berdasarkan riwayat kasus penampilan dan tolak ukur lain, kami simpulkan E alami skizofrenia. Dia gangguan pecah kepribadian," kata Hendra di Mapolresta Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (20/12/2019).


Penyakit kejiwaan ini, sambung dia, termasuk kategori depresi yang sangat tinggi. Namun, si penderita masih bisa diajak komunikasi beberapa menit awal. Penderita skizofrenia juga mengalami kemunduran dalam pikiran.

"Terjadi kemunduran dalam pikiran tiga empat tahun ke belakang. Ditanya hari juga nggak tahu," tutur Hendra.




Tonton video Perobek Alquran di Tasikmalaya Ternyata Pengidap Gangguan Jiwa:

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)