11 Korban Sodomi Remaja Predator di Cirebon Jalani Trauma Healing

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 15:38 WIB
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Cirebon - Polresta Cirebon bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPA), dinas terkait, dan ormas lainnya melakukan kegiatan trauma healing kepada 11 korban sodomi MN (19), remaja predator anak.

Polisi bersama instansi terkait berupaya menghilangkan rasa trauma pada anak-anak yang menjadi korban itu. "Ini tujuannya untuk memulihkan trauma terhadap permasalahan kekerasan seksual yang terjadi pada anak-anak," kata Kapolresta Cirebon AKBP M Syahduddi kepada detikcom seusai kegiatan trauma healing di Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (19/12/2019).


Ia menjelaskan trauma healing bertujuan memulihkan kondisi psikis dan fisik anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Kegiatan trauma healing, dikatakan Syahduddi, bukan hanya seremoni belaka. Pihaknya bekerja sama dengan instansi lainnya untuk melaksanakan kegiatan yang berkesinambungan.

"Kami lakukan dalam jangka waktu tertentu. Sifatnya berkelanjutan sehingga diharapkan rasa trauma anak hilang, tumbuh kembang anak pun normal," tutur Syahduddi.

Di tempat yang sama, Kabid PPA Dinas DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Wiwin Winarni mengatakan penanganan anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual itu dilakukan melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

"Ada Dinsos, Dinkes, KPAI, polisi, bahkan sampai pihak desa pun dilibatkan. Anak yang menjadi korban kekerasan seksual pasti berdampak pada saat dewasa, sehingga perlu adanya penanganan agar rasa traumanya hilang," kata Wiwin.

Simak Video "Sodomi 15 Siswa, Guru di Surabaya Dituntut Kebiri Kimia"


Selanjutnya
Halaman
1 2