20 Keramba Jaring Apung di Cianjur Porak Poranda Diterjang Bah

Ikbal Selamet - detikNews
Senin, 16 Des 2019 11:32 WIB
Keramba Jaring Apung (KJA) di kawasan Jangari Cianjur rusak parah akibat terjangan bah dari aliran Sungai Cisokan. (Foto: DOK.UPTD Pengembangan Perikanan Perairan Umum Cianjur)
Cianjur - Puluhan Keramba Jaring Apung (KJA) di Kawasan Jangari Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, porak poranda diterjang bah. Akibatnya petani ikan merugi hingga Rp 200 juta.

Wakil Ketua Kompepar Kawasan Jangari, Hendrawan, menjelaskan peristiwa bah itu terjadi pada Minggu (15/12) dini hari. Sebelumnya hujan deras mengguyur Cianjur sejak sore hingga malam hari.

"Sejak Sabtu malam sekitar pukul 24.00 WIB, arus air Sungai Cikarang yang masuk ke Jangari memang deras. Tidak lama kemudian KJA yang berada di pintu masuk aliran sungai ke waduk terseret hingga rusak parah," kata Hendra, sapaannya, melalui sambungan telepon, Senin (16/13/2019).


Tercatat sebanyak 20 KJA rusak parah. Bahkan diperkirakan 10 ton ikan yang siap panen dari KJA itu lepas, sehingga petani merugi ratusan juta rupiah.

"KJA yang rusak itu milik tiga orang petani ikan di Jangari. Kondisinya sudah rusak parah, saling berdempetan dan besinya bengkok. Ikannya juga lepas, jadi tidak bisa dipanen, padahal sebagian sudah masuk masa panen. Kerugian ditaksir Rp 200 juta," ujar Hendra.
Selanjutnya
Halaman
1 2