Korban Keracunan Massal di Sukabumi Bertambah, Polisi Cek Sampel Makanan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 15 Des 2019 20:42 WIB
(Foto: Syahdan Alamsyah) Korban keracunan massal di Sukabumi
Sukabumi - Pemkab Sukabumi dan kepolisian bergerak cepat menangani korban keracunan yang diduga akibat mengkonsumsi besek dari acara Maulid Nabi di Kampung Barujagong, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Terakhir, terdata sebanyak 70 orang korban keracunan yang mendapat penanganan medis. Beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya membaik.

"Total 70 orang, ada yang dirujuk ke rumah sakit, sebagian sudah pulang ada sekitar 42 pasien lagi mendapat perawatan dua diantaranya di RSUD Sekarwangi," kata Kabag Ops Polres Sukabumi, Kompol Sumarta kepada wartawan, Minggu (15/12/2019).

Saat ini dijelaskan Sumarta, anggotanya melakukan pemantauan dan pemeriksaan ke perkampungan untuk mencari korban keracunan yang belum mendapat penanganan medis. "Fokus kepada penanganan dan pertolongan bersama Muspika Nagrak, untuk sampel makanan sudah diamankan nanti Reskrim yang akan melakukan penyelidikan," jelas dia.


Posko untuk pengobatan pun didirkan Dinkes Kabupaten Sukabumi, 24 orang warga dinyatakan pulih setelah mendapat penanganan di Posko tersebut. Posko itu ditempatkan di Kampung Barujagong lokasi dimana terjadinya keracunan massal.

"Penanganan sudah cukup maksimal semua bergerak cepat sejam kejadian malam tadi pasca warga mendatangi acara Maulid nabi, beberapa korban yang datang ke Posko langsung tertangani," ungkap Camat Nagrak, Kurnia.

"Kita punya SOP penanganan secara langsung di puskesmas, di TKP buka Posko kesehatan. pengambilan sampel sudah dilakukan barang bukti sudah diamankan untuk cek ke laboratorium. Posko akan berdiri selama 2 x 24 jam," menambahkan. (sya/mud)