Pemkab Sukabumi Kenalkan Desa Wisata 'Balik Ka Bumi'

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sabtu, 14 Des 2019 20:32 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Sukabumi - Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkenalkan desa wisata yang berkonsep pelestarian alam. Desa wisata dengan konsep 'Balik Ka Bumi" untuk pemberdayaan potensi sumberdaya alam untuk kesejahteraan masyarakat.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyebut konsep "balik ka bumi" memiliki arti luas selain sekedar kembali ke alam salah satunya adalah upaya pemberdayaan masyarakat sebagai komunitas mandiri dan berwawasan lingkungan. Konsep ini dikerjasamakan dengan salah satu perusahaan swasta.

"Harapan kita bersama, kerjasama ini dapat berkelanjutan tidak hanya di sektor wisata saja tetapi pemberdayaan potensi yang ada sebagai penunjang ekonomi sehingga berdampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Sukabumi," kata Marwan usai melaunching desa wisata di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (14/12/2019).

Marwan berharap ada perubahan paradigma berpikir khususnya di masyarakat terkait pentingnya pelestarian alam dan lingkungan sehingga memiliki daya dukung yang besar pada kehidupan manusia.

"Sama-sama menjalin hubungan yang sinergis, dimulai dari saat ini bagaimana mendorong program pelestarian alam, seperti Desa Wisata "balik ka bumi" ini," katanya.

Menurut Marwan Kabupaten Sukabumi memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Ketika ditata dengan baik akan membuka lapangan kerja serta mendorong berkembangnya ekonomi kreatif sehingga masyarakat bisa mandiri.

Senada dengan Marwan, Hirosi Kondo, Presiden Direktur PT Smelting mengatakan wilayah Kadudampit memiliki potensi alam yang indah. Situs bersejarah museum Bartels dan sentra produk kerajinan tangan adalah potensi yang dapat dikembangkan untuk mewujudkan desa wisata.

"Masyarakat dapat diarahkan untuk kembali ke desa sebagai komunitas mandiri yang berwawasan lingkungan, sehingga ada harmonisasi antara Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia secara terpadu dan berkelanjutan," katanya.

Selain memanfaatkan potensi alam untuk membangun kesejahteraan berwawasan lingkungan, Hirohi juga memastikan nantinya perusahaannya akan bekerjasama dengan Taman Safari Indonesia dalam program pelestarian Elang Jawa, diharapkan masyarakat bisa menjaga dan menyelamatkan burung langka yang dilindungi tersebut. (sya/ern)