Ponpes Peserta OPOP Dapat Akses Pasar hingga Modal Rp 50 M

Mukhlis Dinillah - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 17:11 WIB
(Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom) Ribuan pesantren di Jabar akan pamer produk dan temu bisnis di Gedung Sate, Kota Bandung.
Bandung - Sebanyak 1.074 pondok pesantren menjadi peserta program One Pesantren One Product (OPOP). Ribuan ponpes peserta program OPOP mendapatkan beragam akses pasar hingga permodalan mencapai Rp 50 miliar.

Kepala UPTD P3W Diklat Perkoperasian dan Wirausaha Jabar Deni Handoyo mengatakan, 1.078 ponpes mendapatkan hadiah dari program OPOP. Hadiahnya berupa pelatihan dan pemagangan, penguatan modal usaha, pendampingan, promosi produk, hingga temu bisnis.


Ia menuturkan pelatihan dan pemagangan sudah dilakukan September hingga akhir Oktober 2019. Lokasi yang dipilih untuk pelatihan dan pemagangan yaitu di Koperasi Pesantren Al Ittifaq (Ciwidey), Daarut Tauhiid (Bandung), Husnul Khotimah (Kuningan), Al-Idrisiyah (Tasikmalaya) dan Nurul Iman (Bogor).

"Lima pesantren ini dipilih karena dianggap menjadi percontohan dari peogram OPOP. Usahanya sudah berjalan lama dan profit," ucap Deni kepada wartawan, Kamis (12/12/2019).


Menurutnya untuk lima ponpes yang menjadi percontohan juga mendapatkan kesempatan mengikuti Halal Expo di Istanbul, Turki. Dalam kesempatan itu, lima pesantren bertemu dengan pembeli dari berbagai negara.

"Mereka mendapat kesempatan langsung bertemu buyer di sana. Ada yang sudah menjajaki kerja sama untuk ekspor produknya," tutur dia.

Simak Video "Hotman Paris Bantah Grab Lakukan Pelanggaran Persaingan Usaha"