Dikepung Proyek Tol Cisumdawu, SDN Cijolang Dibongkar

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 14:05 WIB
Gedung SDN Cijolang, Sumedang, dibongkar menggunakan alat berat. (Wisma Putra/detikcom)
Gedung SDN Cijolang, Sumedang, dibongkar menggunakan alat berat. (Wisma Putra/detikcom)
Sumedang - SDN Cijolang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dibongkar karena terdampak pembangunan Tol Cisumdawu. Bangunan sekolah yang ada di tengah-tengah atau dikepung pembangunan proyek tol itu dibongkar menggunakan satu unit alat berat.

Pembongkaran sekolah itu disaksikan langsung Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Kasatker Tol Cisumdawu Yusrizal Kurniawan, dan Direktur Teknik Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Bagus Medi, Kamis (12/12/2019).


Selain itu, ratusan Siswa SDN Cijolang dan warga sekitar pun turut menyaksikan pembongkaran sekolah yang sudah puluhan tahun berdiri itu. Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Sumedang bersama pihak Tol Cisumdawu melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung SDN Cijolang Tanjungsari yang baru.

"Sekarang kita melakukan groundbreaking. Dari informasi, CKJT akan menyelesaikan pembangunan gedung SDN Cijolang selama tiga bulan. Mudah-mudahan berjalan lancar," kata Dony.

Menurut dia, saat ini siswa SDN Cijolang Tanjungsari ditampung di salah satu pesantren yang lokasinya tidak jauh dari bangunan sekolah yang kini dibongkar. "Insyaallah pemerintah serius menyelesaikan permasalahan ini. Menyediakan tempat yang laik bagi putra dan putri Ibu dan Bapak. Kami berkomitmen dengan Satker untuk membangun SDN Cijolang ini," tuturnya.

"Selain itu, pihak CKJT akan membangun SD yang berkualitas. Membantu memberikan perlengkapan yang baik serta menjadi SD yang monumental dan prototipe pembangunan sekolah lainnya (terdampak)," Dony menambahkan.


Kasatker Tol Cisumdawu Yusrizal Kurniawan mengatakan, berkat kolaborasi bersama Pemkab Sumedang, pembangunan SDN Cijolang Tanjungsari dapat bergulir. "Ini merupakan bukti Pemerintah Kabupaten Sumedang serius membangun sekolah ini. Mudah-mudahan Tol Cisumdawu ini juga bisa memberi manfaat bagi warga Sumedang," kata Yusrizal.

Direktur Teknik CKJT Bagus Medi menurutkan, selain SDN Cijolang, ada 17 sekolah lainnya yang harus dibangun oleh pihaknya dan kini tengah menunggu pengadaan lahan oleh Pemkab Sumedang. "Kami berkomitmen, ada 17 yang harus kami bangun. Mudah-mudahan ada lahannya," ucap Bagus. (bbn/bbn)