Rusak Kantor Leasing di Cimahi, 4 Anggota LSM Jadi Tersangka

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 19:04 WIB
Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana (Yudha Maulana/detikcom)
Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana (Yudha Maulana/detikcom)
Cimahi - Kasus perusakan di Bank Arthaprima, Kota Cimahi, Jawa Barat, berakhir dengan penahanan empat tersangka oleh polisi. Penetapan tersangka tersebut setelah polisi memeriksa sejumlah saksi mata dari pihak bank atau leasing dan anggota LSM Perkara lainnya.

Saat aksi di depan kantor leasing tersebut, empat tersangka, yakni inisial SS, YM, SM, dan DS, membakar ban serta meja, dan menabrak garasi kantor leasing tersebut menggunakan mobil, Senin (9/12) sore. "Penetapan status mereka berdasarkan hasil pengembangan oleh Satreskrim karena telah melakukan perusakan aset perusahaan leasing," ujar Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana saat ditemui di Mapolres Cimahi, Selasa (10/12/2019).


Menurut Yoris, ulah delapan orang tersebut tanpa perintah Ketua LSM Perkara. "Sejauh ini aksi mereka dilakukan secara spontanitas. Ketua mereka mengaku tidak menyuruh anggotanya untuk anarkis juga. Barang bukti bensin kami temukan dalam jeriken," katanya.

Sementara itu, 44 anggota LSM Perkara yang turut diamankan kemarin diperbolehkan pulang. Kendati demikian, pihak kepolisian mengatakan tak menutup kemungkinan ada tersangka tambahan dari kasus ini.

Keempat tersangka tersebut dijerat Pasal 170/406 KUHP, yang ancaman hukumannya lebih dari 5 tahun penjara. "Saat ini salah satu dari mereka kami kembangkan masalah minuman keras. Kalau kepemilikan airsoft gun belum kami lanjutkan, karena belum sempat digunakan," ujar Yoris.



Tonton juga video Abattoir yang Terbengkalai, Jejak Kolonial Belanda di Kota Cimahi:

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)