Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Pembunuh Santri Kuningan Ditunda

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 15:08 WIB
Ilustrasi (Foto: dok. detikcom)
Ilustrasi (Foto: dok. detikcom)
Cirebon - Pengadilan Negeri (PN) Cirebon menunda agenda sidang pembacaan tuntutan terhadap dua pelaku pembunuhan Mohamad Rozien (17), santri asal Ponpes Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sidang ditunda karena pihak jaksa Kejari Cirebon belum menyiapkan tuntutan terkait kasus tersebut.

"Hari ini tuntutan rencananya. Kami belum menyiapkan materi tuntutan yang tepat. Ya ditunda," kata jaksa penuntut umum (JPU) Suryaman Tohari kepada detikcom saat ditemui di PN Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Jawa Barat, (10/12/2019).


Suryaman menjelaskan agenda sidang pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa, Yadi Supriyadi dan Riski Mulyono, merupakan sidang ketiga kalinya. Rencananya, lanjut Suryaman, agenda persidangan pembacaan tuntutan ditunda hingga minggu depan.

Kedua pelaku dikenai Pasal 170 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan, kemudian UU Perlindungan Anak, dan Pasal 338 juncto Pasal 55 tentang pembunuhan.

"Kami sedang cari materi yang tepat. Korban juga masih di bawah umur. Kemudian pelaku ini kan baru keluar juga dari penjara. Kami cari tuntutan yang tepat," kata Suryaman.


Sekadar diketahui, Mohamad Rozien (17), santri asal Ponpes Husnul Khotimah, Kuningan, tewas ditikam pemalak, Yadi Supriyadi dan Riski Mulyono, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, pada 6 September 2019. Rozien saat itu bersama rekannya tengah menunggu ibunya.

Rozien tewas saat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Selang sehari setelah kejadian, polisi berhasil meringkuk kedua pelaku. Penangkapan kedua lelaki tersebut berdasarkan laporan dari korban lainnya. (bbn/bbn)