Jelang Nataru, Sopir Bus di Terminal Ciamis Dites Kesehatan-Urine

Dadang Hermansyah - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 12:17 WIB
Menjelang libur Natal dan tahun baru, sejumlah sopir bus menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine di Terminal Ciamis. (Dadang Hermansyah/detikcom)
Menjelang libur Natal dan tahun baru, sejumlah sopir bus menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine di Terminal Ciamis. (Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis - Menjelang Natal dan tahun baru 2020 (Nataru), tim gabungan dari Polres Ciamis, BNN Kabupaten Ciamis, Dishub, dan TNI kembali melakukan razia di Terminal Ciamis, Selasa (10/12/2019). Kali ini, selain memeriksa angkutan, tim gabungan memeriksa kondisi kesehatan sopir bus dan melakukan tes urine.

Setiap bus yang masuk ke Terminal Ciamis langsung diberhentikan petugas. Mereka diminta menunjukkan kelengkapan surat kendaraan. Petugas Dishub langsung mengecek kelaikan bus. Sedangkan BNN menggiring sopir untuk melakukan tes urine dan cek kesehatan.


Hasilnya, lima bus harus diamankan karena kondisinya tak laik jalan. Sedangkan hasil tes urine, tidak ditemukan sopir yang menggunakan narkotika dan obat terlarang. Namun ada beberapa sopir yang memiliki tekanan darah di atas normal. Sopir diimbau beristirahat cukup dan tak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika kepala pusing.

Jelang Nataru, Sopir Bus di Terminal Ciamis Dites Kesehatan-UrineFoto: Dadang Hermansyah/detikcom
"Ini dalam rangka menghadapi Natal dan tahun baru, menjelang libur panjang. Biasanya terjadi peningkatan jumlah penumpang dan mobilitas kendaraan yang liburan dan pulang kampung," ujar Kasi Berantas BNN Kabupaten Ciamis Kompol Ricky Lesmana di lokasi.

Tes urine dan cek kesehatan untuk antisipasi adanya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan human error, sekaligus mencegah peredaran narkotika di kalangan sopir angkutan.

Jelang Nataru, Sopir Bus di Terminal Ciamis Dites Kesehatan-UrineFoto: Dadang Hermansyah/detikcom
"Kami berkewajiban melakukan pemeriksaan tes urine, dikhawatirkan sopir mengemudikan armadanya dalam pengaruh obat terlarang atau kesehatannya terganggu. Hasilnya saat ini belum ditemukan," ucapnya.


Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Sopyan mengatakan, dalam razia ini, dari puluhan bus yang diperiksa, lima di antaranya diamankan karena tidak laik jalan. Bahkan satu bus ditemukan tak laik jalan karena sistem pengereman tak berfungsi dengan baik. Sedangkan bus lainnya izin trayeknya sudah kedaluwarsa.

"Bus yang sudah lama tak diperpanjang, tidak diperbaharui trayeknya, kami amankan. Supaya pengelola perusahaan otobus segera memperbarui trayek armada yang masih beroperasi," ucap Sopyan.


Tonton juga Survei Kemenhub: 60% Pemudik Nataru Gunakan Transportasi Darat :

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(tro/tro)