Kepala Daerah di Jabar Terbanyak Ditangkap KPK, Ini Kata Ridwan Kamil

Mukhlis Dinillah - detikNews
Senin, 09 Des 2019 17:47 WIB
Ridwan Kamil (Farih/detikcom)
Ridwan Kamil (Farih/detikcom)
Bandung - Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah yang kepala daerahnya paling banyak tersangkut kasus korupsi hingga akhir 2019. Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK) menegaskan persoalan ini karena lemahnya integritas kepala daerah.

RK mengatakan secara sistem pencegahan korupsi di Jabar sudah sangat memadai. Pemprov memiliki sistem Saber Pungli, e-Budgeting, dan lainnya yang bisa meminimalkan praktik korupsi.

"Kalau secara sistem, kami ada Saber Pungli, e-Budgeting, upaya teknis. Tapi, kalau orang-orangnya tidak berkomitmen, sistem canggih juga sama saja bohong. Jadi kembali lagi pada pribadi masing-masing," kata RK kepada wartawan di kantor Dishub Jabar, Kota Bandung, Senin (9/12/2019).

Ia mengaku selalu mengingatkan kepala daerah untuk menjaga integritasnya dan memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi. Ia menekankan pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas setiap kepala daerah.

"Makanya saya selalu mengingatkan kepala daerah agar memastikan integritas, komitmen terhadap pemberantasan korupsi diprioritaskan. Nah, ini yang terus kita didorong," tutur dia.



Ia mengaku akan selalu berinovasi untuk menutup celah praktik rasuah di dalam pemerintahan. Termasuk menyempurnakan sistem yang sudah ada.

"Saya kira bukan soal nomor-nomornya (peringkat kepala daerah korupsi), di mana ada kekurangan, kita perbaiki. Ada positif, kita sempurnakan," ujar RK.

Pada 7 Oktober 2019, KPK merilis 119 kepala daerah yang menjadi 'pasien' sejak lembaga antirasuah tersebut berdiri. Sebanyak 14 kepala daerah di antaranya berasal dari Jabar.




Tonton juga video Jokowi Bahas Strategi Pemberantasan Korupsi:

[Gambas:Video 20detik]





(mud/ern)