detikNews
Rabu 04 Desember 2019, 14:05 WIB

UMK Terendah di Jabar, Buruh Hadiahi Piagam ke Pemkot Banjar

Dadang Hermansyah - detikNews
UMK Terendah di Jabar, Buruh Hadiahi Piagam ke Pemkot Banjar Buruh sampaikan piagam ke Pemkot Banjar. (Foto: istimewa)
Banjar - Sejumlah buruh yang tergabung dalam Forum Solidaritas Buruh (FSB) Banjar menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Banjar, Rabu (4/12/2019). Mereka menyampaikan kekecewaan lantaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) Banjar 2020 posisinya terendah di Jawa Barat.

Selain berorasi, para buruh memberikan piagam penghargaan bertuliskan 'Pemerintah Kota Banjar sebagai juara 1 (pertama) UMK Terendah se-Jawa Barat'. Piagam itu sebagai bentuk sindiran untuk Pemkot Banjar. Sekadar diketahui, tiga daerah yang UMK terendah di Jawa Barat yaitu Kabupaten Ciamis Rp 1.880.654,54, Kabupaten Pangandaran Rp 1.860.591,33, dan Kota Banjar sebesar Rp 1.831.884,83.

"Setelah ditetapkan oleh gubernur Jawa Barat, UMK Kota Banjar Rp 1.831.884. Jumlah UMK untuk Kota Banjar adalah paling kecil dibanding kota dan kabupaten lain. Harusnya UMK Banjar minimal Rp 2 juta," ujar Ketua Forum Solidaritas Buruh Kota Banjar Toni Rustaman.


Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Banjar Lukman mengatakan sudah berupaya mengusulkan UMK sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kota Banjar. Menurut dia, nilai UMK yang diusulkan ke gubernur sudah melalui rapat pleno bersama SPSI, Apindo, dan Akademisi.

Pemkot Banjar memahami kekecewaan buruh dengan memberikan piagam penghargaan tersebut karena UMK yang ditetapkan tak sesuai harapan. "Kami paham kekecewaan buruh karena besaran UMK tidak sesuai yang diharapkan mereka. Namun nilai itu sudah disepakati dalam rapat pleno dan sesuai perhitungan KHL," tutur Lukman




Buruh Demo Tuntut Ridwan Kamil Hapus SK soal Penangguhan Upah:

[Gambas:Video 20detik]




(bbn/bbn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com