Tanah Gerak Rusak 146 Rumah di Tasik, Tim Geologi Diminta Turun Tangan

Tanah Gerak Rusak 146 Rumah di Tasik, Tim Geologi Diminta Turun Tangan

Deden Rahadian - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 12:36 WIB
Rumah warga yang rusak akibat pergerakan tanah di Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Rumah warga yang rusak akibat pergerakan tanah di Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya - Sebanyak 146 rumah rusak akibat tanah gerak di Desa Pusparahayu, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Warga meminta tim geologi memantau langsung ke lapangan agar meneliti lebih lanjut pergerakan tanah yang melanda empat kampung di desa tersebut.

Camat Puspahiang Zalkaf Drasma mengungkapkan bahwa warganya yang terdampak tanah gerak waswas dengan kondisi tersebut. Ia mendorong Pemkab Tasikmalaya untuk menurunkan tim ahli geologi.

"Kita harapkan tim kajian geologi segera diturunkan. Agar warga tidak dibuat khawatir," ucap Zalkaf saat meninjau langsung kerusakan rumah warga, Rabu (4/12/2019).


Menurut Zalkaf, pergerakan tanah itu terjadi pada Senin (2/12). Jumlah rumah yang rusak hingga Rabu ini terus bertambah menjadi 146 unit.

Ia menjelaskan kondisi tanah hingga kini terus bergerak. "Ini pergerakan terus terjadi. Tanah terus bergerak. Tandanya rumah yang retak makin banyak," kata Zalkaf.

Rumah-rumah yang rusak itu tersebar di Kampung Burujul, Singajaya, Cigadung, dan Jajaway. Selain dinding belah, lantai rumah juga bergelombang hingga pecah. Beberapa rumah warga lain temboknya ambruk. (bbn/bbn)