Pasutri di Sukabumi Kompak Jual Sabu dengan Cara Tempel

Pasutri di Sukabumi Kompak Jual Sabu dengan Cara Tempel

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 16:27 WIB
Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom
Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom
Sukabumi - Pasangan suami-istri inisial EG (39) dan RR (32) terjaring Operasi Antinarkoba (Antik) yang digelar Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota. Keduanya diamankan berikut barang bukti sabu-sabu seberat hampir 5 gram.

"Mereka kami tangkap sebagai pengedar sabu, modusnya tempel. Ketika ada pesanan sabu, itu akan ditempel di lokasi yang ditentukan oleh keduanya," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo didampingi Kasat Narkoba AKP Ma'ruf, Selasa (3/12/2019).

EG berbagi peran dengan istrinya, RR, mencari pemakai, menerima pesanan, dan menghubungi kurir kemudian barang haram itu ditempel. Keduanya melakoni aktivitas itu dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

"Mereka mendapatkan sabu dari seseorang di Jakarta, sudah mengedarkan sabu dalam kurun waktu satu tahun terakhir," jelas Wisnu.

Selain EG dan RR, sepanjang satu bulan penindakan Satnarkoba Polres Sukabumi Kota mengamankan sebanyak 17 pengedar dan pemakai narkoba. Dari tangan mereka, polisi menyita lebih dari 250 gram sabu, 521 gram ganja, dan 464 butir obat terlarang.

"Mereka kami amankan dari wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Mereka kami jerat dengan pasal tentang UU Narkotika, lalu UU tentang Kesehatan dan tentang Psikotropika," ungkap Wisnu.

Wisnu memastikan anggotanya akan tegas memerangi kejahatan narkoba di wilayah hukumnya. "Kami tidak akan memberikan tempat kepada pengedar dan pemakai narkoba. Alhamdulillah dalam setiap pengungkapan artinya banyak orang yang terselamatkan dari bahaya narkoba," tandas dia. (sya/ern)