"Untuk pelamar ada 21 ribuan. Tahun ini pelamar memang banyak," ujar Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Garut Muhlis kepada wartawan di kantornya, Jalan Pahlawan, Tarogong Kidul, Selasa (3/12/2019).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada 21.703 orang yang melamar jadi CPNS sejak pertama kali pendaftaran dibuka hingga ditutup pada 27 November lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kuota untuk guru jadi yang paling banyak dibuka. Peminatnya ini paling banyak," katanya.
Muhlis menjelaskan jumlah itu naik 10 kali lipat dibanding penerimaan CPNS periode lalu. Kuota penerimaan CPNS di Garut sendiri tahun ini hanya sebanyak 838 orang saja.
Saat ini, sambung Muhlis, pihaknya tengah melakukan verifikasi data pelamar hingga 12 Desember mendatang. Setelah proses verifikasi selesai, proses tes akan dilaksanakan.
"Nanti hasilnya akan diplenokan di Panselda. Pengumuman hasil seleksi administrasi nanti dilakukan 16 Desember 2019," pungkas Muhlis.
Tes CPNS mungkin akan dilaksanakan di Tasikmalaya. Pasalnya, Garut belum mampu melaksanakan tes karena keterbatasan sarana. (ern/ern)











































