detikNews
Selasa 03 Desember 2019, 13:13 WIB

Gelar Rakernas Kejaksaan RI, Burhanuddin Paparkan 60 Hari Gebrakan Kerja

Syahdan Alamsyah - detikNews
Gelar Rakernas Kejaksaan RI, Burhanuddin Paparkan 60 Hari Gebrakan Kerja Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom
Cianjur - Jaksa Agung RI ST Burhanuddin memaparkan 60 hari gebrakan kerja. Ia membeberkan penangkapan buron terpidana korupsi Kokos Jiang dan juga kembali menyinggung soal dibubarkannya Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4).

Burhanuddin menjelaskan beberapa poin yang sudah dan akan dilakukan setelah dirinya menjabat sebagai Jaksa Agung.

"Ada beberapa hal yang telah kami lakukan, di antaranya jajaran bidang Intelijen Kejaksaan RI telah berhasil melakukan penangkapan buron tipikor atas nama Kokos Jiang dengan penyetoran uang pengganti sebanyak Rp 477 miliar lebih," kata Burhanuddin di Hotel Palace, Kecamatan Pacet, Cianjur, Selasa (3/12/2019).

Berikut beberapa poin soal apa yang disebut Burhannudin sebagai 60 hari gebrakan kerja setelah dilantik sebagai Jaksa Agung RI pada 23 Oktober 2019.

1. 15 November 2019
Penangkapan buron terpidana tipikor Kokos Jiang, Tabur 31.1 dan penyetoran uang pengganti ke Kas Negara sebesar Rp 477.359.539.000,-

2. 18 November 2019
Crash program peningkatan kualitas dan percepatan pelayanan hukum pengacara negara serta pelatihan teknis JPN dalam penanganan kontrak dan litigasi di dalam dan luar negeri

3. 19 November 2019

- Penerbitan pedoman tuntutan tindak pidana korupsi dan tindak pidana perpajakan.

- Penuntasan penyidikan dugaan tipikor dalam pemberian fasilitas pembiayaan dari PT Danareksa Sekuritas dengan perhitungan kerugian negara Rp 105.237.970.293

- Persidangan perkara tipikor pengadaan BBM pada PT PLN dengan kerugian negara Rp 188.745.951.310

4. 20 November 2019
Tim Tabur Intelijen Kejagung RI kembali melakukan penangkapan Atto Sakmiwata Sampetoding yang berstatus buron sejak 2014 saat akan dieksekusi. Kejaksaan juga menjerat uang pengganti sebesar Rp 24,1 miliar.

5. 21 November 2019
Pengisian dan pelantikan pejabat eselon 1 Kejaksaan RI serta rapat konsolidasi seluruh jaksa yang dikaryakan pada instansi lain.

6. 22 November 2019
Pembubaran TP4 serta penguatan tugas dan fungsi kejaksaan di bidang pengamanan pembangunan strategis.

7. 28 November 2019
Penerbitan dan pelaksanaan SOP penanganan perkara tindak pidana umum

8. 29 November 2019
Lelang barang rampasan kapal Ebony Rp 42.365.000.000 siap disetor ke kas negara

9. 03 Desember 2019
Penerapan perja tentang manajemen karier pegawai serta pemutakhiran kamus kompetensi teknis

10. 05 Desember 2019
Pembentukan satgas pengaman investasi dan usaha Kejaksaan RI

11. 06 Desember 2019
Penerbitan KEPJA tentang pendelegasian kewenangan mutasi lokal untuk jabatan tertentu wilayah

12. 10 Desember 2019
Penganugerahan predikat WBBM kepada 4 Satuan Kerja termasuk bidang pidsus dan Badiklat predikat WBK kepada 51 satuan kerja termasuk Bidang Datun Kejaksaan Agung RI

13. 16 Desember 2019
Launching pilot project Program Lelang Jabatan dan Uji Publik KAJATI dan KAJARI

14. 23 Desember 2019
Perampingan Birokrasi Kejaksaan RI dengan Penghapusan beberapa Jabatan struktural.

"TP4 sudah musnah sudah tidak ada lagi, sementara untuk Satgas investasi nantinya berfungsi sebagai pendamping dan penerima laporan. Kalau ada investor yang dirugikan saat pengurusan izin bisa laporan ke kejaksaan," tandas Burhanuddin.

Kejaksaan menggelar rakernas sejak Senin (2/12/2019) hingga Jumat (6/12/2019).
(sya/ern)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com