Tiga Korban Sumur Maut di Cibadak Sukabumi Dimakamkan Berdekatan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 02 Des 2019 11:01 WIB
Foto: Syahdan Alamsyah
Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Korban sumur maut masing-masing Ade Rohman (32) dan Dudung (50), keduanya menantu dan mertua, lalu Nurdin (55) tetangganya dimakamkan berdekatan di TPU Kamandoran, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Mereka tewas setelah diduga menghirup gas beracun saat memasang pompa air di dekat rumah kediaman korban Ade. Jenazah ketiganya dimandikan keluarga lalu dibawa ke TPU yang berlokai tidak terlalu jauh dengan lokasi kejadian. Ratusan pelayat dan keluarga mengiringi jasad hingga masuk ke liang lahat.

Korban Ade Rohman meninggalkan seorang istri dan anak, pria yang dikenal penyayang keluarga dan sopan kepada tetangganya itu diketahui bekerja sebagai penjaga pintu perlintasan di daerah Nyomplong, Kota Sukabumi.

"Dia statusnya pegawai lepas di salah satu perusahaan rekanan PT KAI, pihak perusahaan juga sudah datang menyampaikan takziah," kata Oleh Suherdi, keluarga almarhum Ade dan Dudung kepada awak media, Senin (2/12/2019).

Oleh mengatakan keluarga besar menerima dengan ikhlas peristiwa tersebut sebagai musibah, mewakili keluarga ia memohon maaf apabila semasa hidupnya kedua almarhum mempunyai kesalahan. "Kami ikhlas, semoga amal ibadah seluruh korban diterima di sisi Allah Swt," imbuhnya.

Sementara itu, Ubad Badrudin kakak kandung korban Nurdin menyebut adiknya itu setiap hari bekerja sebagai buruh cangkul, adiknya dan korban Dudung kenal dekat dan merupakan sahabat setia.

"Mereka kawan setia, sehari-harinya bekerja sebagai buruh cangkul. Ketika keluargaalmarhumDudung minta tolong dia tanpa pikir panjang langsung membantu,"ungkapnya.
Nurdin meninggal dunia setelah berusaha menyelamatkan Dudung dan menantunya yang terjatuh masuk sumur diduga setelah menghirup gas beracun. Nahas, usahanya itu berakhir tragis.

Sebelumnya diberitakan, nasib naas menimpa tiga warga Kampung Kamandoran RG 03 RW 10 Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Mereka tewas dalam sumur 5 meter saat akan memasang pompa air.

Kanit Reskrim Polsek Cibadak, Iptu Madun menduga ada gas beracun di dalam sumur yang membuat korban sesak nafas dan tewas di dalam sumur.

"Awal kejadian korban sedang memasang sanyo di dalam sumur, diduga sesak nafas lalu jatuh. Istrinya minta tolong dan mertuanya nolong lalu jatuh lagi minta tolong lagi ke Nurdin, masuk sumur tidak kuat jatuh lagi. Diduga ada gas beracun," jelas Madun.




Tonton juga video Proyek Double Track Sukabumi-Bogor Longsor!:

[Gambas:Video 20detik]



(sya/ern)