Diduga Produksi Pil Narkotik di Tasik, Penyewa Rumah Ditangkap

Deden Rahadian - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 23:58 WIB
Rumah di Tasikmalaya yang digerebek petugas BNN. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Rumah di Tasikmalaya yang digerebek petugas BNN. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya - Rumah sekaligus pabrik sumpit yang diduga memproduksi pil narkotik di Kawalu, Tasikmalaya, Jawa Barat, digerebek personel BNN. Petugas menangkap penyewa rumah di tempat tersebut.

Warga setempat, Oding, mengatakan sejumlah petugas BNN meringkus pria inisial J. Menurut dia, J ini warga pendatang.

"Tadi J diamankan. Dia yang ngontrak (rumah)," ucap Oding di lokasi penggerebekan, Selasa (26/11/2019) malam.

Penggerebekan berlangsung petang tadi. Guna proses penyelidikan lebih lanjut, area ini dipasang garis polisi.


Oding hanya mengetahui rumah itu dijadikan pabrik sumpit. Ia dan warga sekitar tidak pernah mencium aroma obat diduga narkotik golongan 1 yang ternyata telah diproduksi di dalam rumah tersebut.

Sepekan terakhir, Oding mengungkapkan, warga curiga dengan seringnya aktivitas kendaraan yang masuk-keluar dari pabrik sumpit.

"Enggak ada yang mencurigakan, tapi seminggu ini banyak mobil lalu lalang," ujar Oding

Pabrik sumpit ini memiliki karyawan lebih dari 20 orang. Mayoritas pekerjanya ialah lelaki.

Pihak BNN belum menyampaikan keterangan berkaitan temuan tempat diduga memproduksi psikotropika ini. (bbn/bbn)