Terkena Proyek KCIC, Bangunan Kelas SMP di Bandung Barat Dibongkar

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 16:28 WIB
Sejumlah siswa SMP di Kabupaten Bandung Barat ikut membereskan ruang kelas yang akan dibongkar karena terkena proyek KCIC. (Yudha Maulana/detikcom)
Sejumlah siswa SMP di Kabupaten Bandung Barat ikut membereskan ruang kelas yang akan dibongkar karena terkena proyek KCIC. (Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Sejumlah ruang kelas di SMPN 1 Ngamprah yang terkena dampak pembangunan trase kereta cepat Jakarta-Bandung mulai dibongkar pada Selasa (26/11/2019). Ada lima kelas yang akan dirobohkan, berikut lima ruangan lain yang awalnya difungsikan sebagai ruang guru.

Selain ruang kelas, halaman parkir dan ruang terbuka hijau (RTH) sekolah yang terletak di Desa Mekarsari, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), itu juga kena imbas pembangunan salah satu proyek strategis nasional tersebut.

"Baru tadi pagi dimulai perobohan ruang kelas yang terdampak," ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMPN 1 Ngamprah Aam M Jamhur saat ditemui, Selasa (26/11/2019).

Pantauan detikcom, beberapa pekerja tengah membongkar genting, bingkai pintu, dan bingkai jendela ruangan tersebut. Ada juga beberapa siswa yang membantu membereskan majalah dinding yang menempel di dinding sekolah.

Terkena Proyek KCIC, Bangunan Kelas SMP di Bandung Barat DibongkarDua siswa melintas di lokasi pembongkaran ruang kelas SMP di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. (Yudha Maulana/detikcom)
Meski mulai dilakukan pembongkaran, seluruh siswa dipastikan tetap mengikuti kegiatan belajar-mengajar seperti biasanya. Tercatat ada sekitar 1.200 siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah negeri tersebut.

"Sekarang sekolahnya dua sesi. Jadi yang kelas VII, kelas itu kebagian siang bareng sama kelas terbuka. Totalnya 9 kelas dari 27 kelas keseluruhan," ujar Aam.

Sebagai pengganti ruang kelas yang dibongkar, Aam menyatakan, pihak PT Wika (Wijaya Karya) akan mendirikan bangunan dua lantai. Bangunan itu akan difungsikan menjadi ruang kelas, ruang TU, ruang TIK, dan ruang kepala sekolah.

"Kami juga sudah minta lahan pengganti untuk tempat parkir dan ruang terbuka hijau itu. Kan hilang juga kena dampak KCIC," ujarnya.




Simak juga video Murid Telantar, Gembok Gerbang Sekolah Akhirnya Dijebol:

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)