AKBP Yoris Resmi Jabat Kapolres Cimahi

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 10:24 WIB
AKBP Yoris resmi menjabat Kapolres Cimahi. Ia menggantikan AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, yang kini menjabat sebagai Wakapolres Jakarta Timur. (Yudha Maulana/detikcom)
Cimahi - AKBP Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki resmi menjabat Kapolres Cimahi. Ia menggantikan AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, yang kini menjabat Wakapolres Jakarta Timur.

Prosesi serah-terima jabatan dilakukan secara simbolis melalui upacara pedang pora yang diikuti oleh semua perwira Polres Cimahi di Mapolres Cimahi, Senin (25/11/2019) kemarin.


Sementara itu, farewell parade digelar hari ini, Selasa (26/11/2019). Rusdy dan Yoris menyalami satu per satu personel Polres Cimahi. Acara berlangsung meriah dengan iringan marching band dari anak-anak.

"Lebih pada kesan, alhamdulillah di Cimahi guyub, kerja sama yang luar biasa. Kita didukung Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat, jadi tugas kepolisian terasa mudah," kata Rusdy.

Rusdy menjabat Kapolres Cimahi selama 2 tahun 7 bulan. Ia berhasil menjaga pelaksanaan pilpres, pilkada, dan pileg kondusif. Pada masa kepemimpinannya, Polres Cimahi mengungkap kasus pembunuhan Ella Nurhayati di Lembang.

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, insyaallah ada Kasat yang berkompeten membantu Pak Yoris," katanya.


Yoris akan meneruskan pekerjaan rumah yang ditinggalkan pendahulunya. "Insyaallah akan kami teruskan, akan kami pelajari dulu," kata Yoris.

Ia pun akan tetap menyambung koordinasi dengan TNI untuk menjaga situasi kondusif di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi. "Kalau polisi dan TNI sudah sinergi, menjaga situasi kondusif akan lebih mudah," ucapnya.

Sekilas tentang Yoris, ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada 2000. Ia malang melintang di dunia reserse sejak lulus dari Akpol.


Sebelum ke Cimahi, Yoris menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, kemudian menjadi Kapolres Indramayu. Di Bandung, ia mengungkap beberapa kasus menonjol, di antaranya penganiayaan terhadap pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirla.

Kemudian kasus video pornografi anak, pelaku penganiayaan terhadap pengurus PP Persis, dan penghina istri presiden.

Kariernya pun selama menjabat Kapolres Indramayu tak kalah mentereng. Ia mengungkap puluhan kasus begal, human trafficking, dan penipuan uang pulsa senilai miliaran rupiah. (tro/tro)