detikNews
Senin 18 November 2019, 12:31 WIB

Ketua DPRD Cianjur dan Calon Istrinya Diduga Keracunan Olahan Pisang

Syahdan Alamsyah - detikNews
Ketua DPRD Cianjur dan Calon Istrinya Diduga Keracunan Olahan Pisang Foto: Istimewa
Cianjur - Ganjar Ramadhan, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur diduga mengalami keracunan setelah mengonsumi makanan dan minuman dari olahan pisang. Saat ini Ganjar masih menjalani perawatan medis di RSUD Sayang, Cianjur.

Informasi yang diperoleh, peristiwa itu bermula saat Ganjar memesan cemilan dan minuman olahan yang terbuat dari pisang. Tidak lama setelah mengonsumsi makanan dan minuman itu ia merasakan sakit perut dan pusing diiringi muntah-muntah.

Saat itu ia langsung meminta ajudannya diantar ke rumah sakit untuk diperiksa.

"Beliau itu dibawa ke RSUD Minggu (17/11/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIB, mengunakan mobil pribadi miliknya. Tidak hanya diare namun ia juga mengalami muntah dan demam," ujar Irfan Aulia Budiman, Asisten pribadi Ketua DPRD Kabupaten Cianjur saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin, (18/11/2019).

Efek keracunan juga dirasakan Annisa Puspagar (25) tunangan Ganjar yang juga mengonsumsi olahan pisang yang dibeli di sekitar Jalan Dr Muardi, Bypass Cianjur.

"Iya, beliau dan calon istrinya itu gejala yang sama setelah mengonsumsi makakan dan mimuman olahan pisang yang dibeli di sekitar Jalan Dr. Muardi baypass Cianjur," lanjut dia.

Irfan menjelaskan, berdasarkan keterangan dokter yang menanganin Ganjar dipastikan mengalamai keracuanan, namun untuk penyebabnya RSUD masih melakukan observasi.

"Saat ini ketua masih terbaring lemas, dan masih dilakukan penanganan medis," imbuhnya.

Begitu juga calon istrinya Annisa dirawat di RS yang sama.

Kasus dugaan keracunan akibat olahan pisang itupun dilaporkan ke pihak kepolisian. Irfan menyerahkan prosesnya kepada aparat penegak hukum. "Untuk pembuktian dan proses lebih lanjutnya kami serahkan pada polisi. Sudah lapor tadi beberapa saat setelah kejadian keracunan," tandas dia.

Dihubungi terpisah Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto membenarkan hal itu, namun pihak Ganjar belum melakukan pelaporan resmi. "Kalau informasi sudah, saat ini sedang kita lakukan penyelidikan, memintai keterangan korban dan saksi-saksi. Kalau pelaporan resmi belum," singkat Budi.




Simak juga video Keracunan Massal di Sukabumi, 2 Orang Tewas:

[Gambas:Video 20detik]




(sya/ern)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com