"Kerawanan pasti ada, kita lihat tindak kriminalitas dan jarak tempuh dari desa menuju TPS. Nanti akan ada petugas yang mengawal di jalur pemilihan," ujar Kabag Ops Polres Cimahi Kompol Wiharyatmo, Senin (18/11/2019).
Ia menjelaskan pengamanan nanti akan melibatkan Bhabinkamtibmas. Selain itu, setiap polsek juga disiagakan satu peleton Brimob dan Sabhara dari Polda Jabar. "Pengamanan Pilkades ini, kita hanya akan menggunakan tongkat saja sebagai senjata untuk antisipasi. Kecuali pengamanan tertutup. Memang di Pilkades ini kerawanan pasti ada, tapi tidak seperti unjuk rasa," tutur Wiharyatmo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga memprediksi adanya kemungkinan ketidakpuasan pendukung terhadap calonnya yang kalah, perusakan alat peraga, yang mabuk-mabuk dan antisipasi adanya perjudian," ujar Wiharyatmo melanjutkan.
Soal jumlah dan titik TPS yang akan diamankan, ia menjelaskan, pihaknya masih menunggu koordinasi dari dinas terkait. "Kita sedang menyinkronkan sekarang," ucap Wiharyatmo.
Berdasarkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, dari total 112 desa yang akan menggelar Pilkades Serentak 2019, totalnya tercatat ada 553 pendaftar. (bbn/bbn)











































