Suami Korban Pelemparan Sperma Sempat Buru Pelaku Hingga ke Rumahnya

Deden Rahadian - detikNews
Minggu, 17 Nov 2019 16:41 WIB
RF menunjukkan bukti laporan polisi terkait kasus yang dialami istrinya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)

Awalnya, kata RF, ia ingin menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah. Sebab ia menyadari perbuatan pelaku tidak lazim dan menyimpang.

"Saya tadinya mau menempuh musyawarah, tapi pelaku enggak ada. Malah saya ditemui perwakilan keluarga dan perwakilan ini menyerahkan prosesnya pada hukum," ucapnya.

Sementara itu Polisi masih melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. "Kita masih terus selidiki laporan sesuai informasi dari korban," ujar Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Dadan Sudiantoro pada detikcom, Minggu (17/11/2019).


Seperti diketahui kasus teror cabul tersebut diduga telah terjadi beberapa kali. Bahkan aksi pelaku viral setelah diposting oleh seorang pria berinisial RF pada Kamis 13 November 2019 lalu.

RF memosting cerita yang menimpa istrinya, LR. Saat itu sang istri berada di Jalan Letjen Mashudi untuk menunggu ojek online tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria naik sepeda motor jenis matic pada Kamis siang sekitar pukul 14.45 WIB.

Pria yang menggunakan jaket hitam dan helm itu berbuat cabul dengan meraba dan memainkan alat kelaminnya sendiri sambil melihat korban. Tak lama pria itu melempar cairan yang diduga sperma ke tubuh korban korban.


"Jadi kejadian itu menimpa istri saya. Tiba-tiba istri ditanya pelaku dan langsung kocok-kocok kemaluanya sambil digesek ke kursi jok motornya. Dalam keadaan takut istri saya sempat foto pelaku yang saya viralkan di Facebook. Habis itu dia (pelaku) langsung masukan tangan ke celana dan lempar sperma ke tubuh istri saya, untung enggak kena," ucap RF saat ditemui di rumahnya, Minggu (17/11/2019).

Kasus tersebut telah dilaporkan oleh LR pada pihak kepolisian. Saat ini kasus masih diselidiki Satreskrim Polresta Tasikmalaya.
(tro/tro)