detikNews
2019/11/12 13:12:55 WIB

Tak Ada 'Desa Hantu' di Jabar, Pemprov: Yang Ada 'Desa Hilang'

Mukhlis Dinillah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tak Ada Desa Hantu di Jabar, Pemprov: Yang Ada Desa Hilang Foto: Denny Putra/Infografis
Bandung - Pemprov Jabar memastikan tidak ada 'desa hantu' yang menyedot anggaran Dana Desa di wilayahnya. Sebab, tidak ada pemekaran desa di Jabar sejak Dana Desa mulai dikucurkan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar Dedi Supandi mengatakan, sejak PP 8/2016 tentang Perubahan Kedua atas PP 60/2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN, belum pernah ada pemekaran desa baru. Saat ini jumlah di Jabar masih 5.312 desa.

"Kami di Jabar sudah melakukan pendataan sebelum ada UU Desa. Dan sejak UU Desa ini disahkan, hingga sekarang belum ada lagi pemekaran desa di Jabar," kata Dedi ketika dihubungi via telepon seluler, Selasa (12/11/2019).


Karena tidak ada pemekaran, Dedi menjamin tidak ada yang namanya desa fiktif di Jabar yang dibuat untuk meraup Dana Desa dari pemerintah pusat. Ia menyebut jumlah desa di Jabar justru berkurang.

Ia menuturkan sejumlah desa menghilang karena dampak pembangunan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang. Sebelumnya, jumlah desa di Sumedang mencapai 276, dan sekarang hanya ada 270.

"Ini juga menunjukkan di Jabar ini tidak ada desa hantu, karena yang ada 'desa hilang'," ucapnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com