Pernah Disorot Jokowi, Adul Masih Merangkak Menuju Sekolah

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 07 Nov 2019 13:24 WIB
Muklis Abdul Kholik alias Adul merangkak menuju ke sekolahnya. (Foto: dok Istimewa)
Sukabumi - Masih ingat sosok bocah lelaki bernama Muklis Abdul Kholik alias Adul? Bocah penyandang disabilitas yang gigih merangkak demi bersekolah ini naik ke kelas IV SD.

Sejak bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Agus Gumiwang (saat itu Menteri Sosial) pada akhir 2018, Adul mendapat beragam fasilitas, salah satunya biaya pendidikan. Namun hingga kini bocah usia 10 tahun tersebut masih harus merangkak untuk pergi ke sekolah lantaran ada sepenggal jalan rusak sehingga sulit dilintasi sepeda motor. Ia berharap ada perbaikan jalan yang setiap hari dilewatinya.


Dulu Adul merangkak hampir sejauh 3 kilometer untuk tiba di SDN 10 Cibadak. Saat ini, ia hanya merangkak sejauh 600 meter melintasi akses baru yang dibuka pihak Al-Bayan, salah satu lembaga pendidikan. Setelah dari Al Bayan, Adul melanjutkan perjalanan ke sekolahnya menggunakan motor.

"Ada pemberian motor dari Bapak Marwan Hamami (Bupati Sukabumi), tapi motor hanya sampai ke Al-Bayan. Makanya (motor) disimpan di sana. Untuk berangkat ke Al-Bayan, Adul masih harus merangkak, motor nggak bisa masuk sampai ke rumah," kata Pipin (45), ibunda Adul, kepada detikcom, Kamis (7/11/2019).

Pernah Disorot Jokowi, Bocah Adul Masih Merangkak Menuju SekolahMuklis Abdul Kholik alias Adul merangkak menuju sekolahnya. (Foto: dok. istimewa)
Meski begitu, Pipin bersyukur, sejak bertemu dengan Presiden dan Menteri, untuk sekolah anaknya ini mendapat tabungan pendidikan. Beragam bantuan pun mengalir, Pipin enggan menggunakan uang itu untuk keperluan lain.

"Harapan saya sekarang jalan bisa dibagusin (jalan rusak), itu juga kan janji Pak Jokowi dulu. Repot, apalagi kalau hujan, seragam Adul kotor kena cipratan air dan jalan yang dia lintasi," ujar Pipin.

Kisah tentang Adul kembali menjadi perbincangan setelah seorang pegiat sosial, Kristiawan Saputra, memotret gambaran terkini bocah tersebut. Ia membagikan informasi soal Adul di media sosial.

"Saya penasaran dengan kondisinya, jadi tidak hanya pas viral saja, tapi juga kondisinya saat ini. Karena saya yakin dia masih perlu perhatian karena semangat dan kegigihannya dalam menimba ilmu patut diapresiasi," kata Kristiawan saat dihubungi detikcom.


Kristiawan juga melihat kondisi kehidupan Adul sehari-hari. Berbekal dana bantuan, ayah Adul, yaitu Dadan, kini memiliki 10 ekor kambing untuk usaha sehari-hari.

"Usaha keluarga sekarang ke peternakan kambing, itu dari hasil bantuan. Kalau kondisi rumah kini sudah rapuh, perlu perbaikan, saya masih ingat dulu ketika Adul bertemu Presiden. Selain pendidikan, mau dibantu juga perbaikan rumah dan akses jalan. Kalau untuk pendidikan insyaallah sudah cukup," tutur Kristiawan. (sya/bbn)