Mobil Rombongan Pengantin Ditabrak Truk, Akad Nikah Tetap Digelar

Mobil Rombongan Pengantin Ditabrak Truk, Akad Nikah Tetap Digelar

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 03 Nov 2019 14:05 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Cianjur - Rombongan pengantin dari Bogor yang akan melangsungkan akad nikah di Kampung Gombong Desa Songgom Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur mengalami kecelakaan beruntun setelah truk kontainer mengalami rem blong pada Minggu (3/11) pagi.

Ahmad Rifai Iskandar, sang pengantin pria lolos dari peristiwa tersebut. Posisi kendaraannya berada di barisan paling depan rombongan. Sementara tiga kendaraan yang berada di barisan tengah terkena benturan truk kontainer.

"Rombongan keluarga besar ada 20 mobil, saat kejadian mau berbelok masuk ke lokasi pernikahan. Posisi jalan raya sudah dihentikan warga memberi kesempatan rombongan masuk, namun tiba-tiba muncul truk yang langsung menghantam barisan paling belakang," kata Amuy Niin (38), kerabat pengantin pria.

Amuy mengatakan sengaja berangkat dari Desa/Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. "20 mobil, yang terkena tabrakan beruntun itu rombongan mobil ke enam sampai mobil ke delapan. Yang paling parah itu mobil Nissan XTrail, rusak berat di bagian depan. Tapi tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan," kata dia.

Meskipun terjadi insiden kecelakaan beruntun, akad nikah dan pesta pernikahan Ahmad dan Utami Maulida Putri tetap berlangsung. Tamu undangan pun terlihat berdatangan hingga siang ini.

Melalui pesan singkat Kasatlantas Polres Cianjur AKP Adhimas Sriyono menyebut kecelakaan itu melibatkan lima kendaraan. Dua korban hanya mengalami luka ringan.

"Truk fuso nomor polisi B 9495 CXR membawa muatan kardus kosong melaju dari arah Sukabumi menuju ke arah Cianjur, ketika menempuh jalan lurus dan menurun panjang tiba-tiba hilang kendali karena rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik, lalu oleng ke kanan menabrak bagian kanan truk F 8871 VC yang melaju dari arah berlawanan setelah itu menabrak bagian depan Kendaraan Nissan X-Trail bernomor B 1110 ZJ ang melaju dari arah berlawanan," kata Adhimas.

Setelah menabrak dua kendaraan, truk fuso oleng ke kiri menyerempet sudut belakang kiri Suzuki APV nomor polisi F 1290 G yang berada di belakang kendaraan Nissan X-Trail dengan cara melambung kanan berusaha menghindari tabrakan.

"Selanjutnya truk fuso menyerempet sepeda motor Honda Beat F 3342 XL yang juga melaju dari arah berlawanan truk baru berhenti setelah menabrak pohon dan tembok pagar kantor Desa Songgom, dugaan rem pada kendaraan truk tidak berfungsi dengan baik," jelasnya. (sya/ern)