Memanusiakan Orang dengan Gangguan Jiwa ala Pemkab Cianjur

Memanusiakan Orang dengan Gangguan Jiwa ala Pemkab Cianjur

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 30 Okt 2019 12:45 WIB
Pemkab Cianjur memanusiakan orang dengan gangguan jiwa. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Pemkab Cianjur memanusiakan orang dengan gangguan jiwa. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Cianjur - Tim gabungan Pemkab Cianjur, TNI, dan Polri melakukan gerakan Jalan Cianjur Bersih dari Orang dengan Gangguan Jiwa (Jalur Bisa). Gerakan tersebut bertujuan memanusiakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dengan cara memberikan pengobatan dan menempatkan mereka di rumah singgah.

Sejumlah lokasi disisir petugas, mulai Kecamatan Cianjur, Cipanas, Ciranjang, dan Gekbrong serta beberapa titik yang dilaporkan kerap terlihat ODGJ menggelandang di jalanan.

"Kegiatan ini merupakan upaya memanusiakan manusia. Mereka tidak terurus, hidup menggelandang. ODGJ juga harus hidup layak seperti halnya orang lain. Makanya melalui kegiatan ini mereka kami obati, kami rehabilitasi, dan kami manusiakan kembali mereka selayaknya manusia," kata Plt Bupati Cianjur Herman Suherman kepada wartawan, Rabu (30/10/2019).


Herman memastikan gerakan itu tidak hanya akan berlangsung seremonial. "Gerakan ini tidak hanya akan berlangsung sekali ini saja, melainkan secara berkelanjutan hingga jalanan di Cianjur terbebas dari ODGJ," ucap Herman.

Pantauan detikcom, sejumlah anggota Satpol PP menggiring beberapa ODGJ yang kedapatan berada di jalan. Mereka kemudian dimandikan, dicukur, dan diberi pakaian layak. Beberapa ODGJ terlihat pasrah saat petugas menggelandang mereka ke dalam kendaraan truk Satpol PP.

Memanusiakan Orang dengan Gangguan Jiwa Ala Pemkab CianjurFoto: Syahdan Alamsyah/detikcom
Inisiator sekaligus Ketua Pelaksana Penertiban ODGJ Cianjur Yusuf Nugraha mengatakan penertiban ODGJ tersebut merupakan bagian dari program Jalur Bisa.

"Program ini memang bertujuan memanusiakan ODGJ agar tak hidup di jalanan. Selama dua hari pelaksanaan, tercatat ada 49 ODGJ jalanan yang ditertibkan dan akan dibawa ke rumah singgah untuk dibersihkan sekaligus diobati," katanya.
Memanusiakan Orang dengan Gangguan Jiwa Ala Pemkab CianjurFoto: Syahdan Alamsyah/detikcom
Ia menambahkan, setelah ditampung sementara di rumah singgah, para ODGJ, gepeng, dan pengamen akan dibawa ke tempat rehabilitasi di wilayah Sukabumi.

"Kategori agresif sudah diberi obat. Nanti akan diperiksa dan didiagnosis lebih lanjut untuk membedakan jenis gangguan jiwanya. ODGJ akan diberi pengobatan agar kondisinya kembali membaik. Kami juga akan mencari keluarga para ODGJ (dan meminta tolong bagaimana) agar mereka tidak kembali ke jalanan," ucap Yusuf. (sya/tro)