Polisi: Penyerangan SMAN 10 Bandung Berawal dari Liga Sepakbola

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 29 Okt 2019 10:53 WIB
Foto: dok. Istimewa
Bandung - SMAN 10 Bandung diserang gerombolan bermotor. Polisi menyebut diduga penyerangan dipicu permasalahan pertandingan sepakbola.

"Berdasarkan analisis proses penyelidikan, ada selisih paham dengan sekolah SMK 2 Bandung," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Selasa (29/10/2019).

Truno mengatakan perselisihan itu bermula saat digelarnya pertandingan sepakbola Liga Pelajar Indonesia Kota Bandung pada Jumat (25/10) di Lapangan Sidolig, Bandung.

"Seusai pertandingan, para suporter mempermasalahkan logo masing-masing sekolah," kata Truno.

Permasalahan berlanjut ke media sosial. Para pelajar dari kedua sekolah saling ejek hingga berujung penyerangan ke SMAN 10 Bandung. Namun, kata Truno, sebelum penyerangan ke SMAN 10 Bandung, terjadi juga penyerangan ke SMKN 2 Bandung.

"Pada Minggu, 27 Oktober 2019 dini hari, pukul 03.09, terjadi perusakan di SMK 2 Bandung. Dilanjutkan pukul 21.15 perusakan gerbang sekolah di SMAN 10 Bandung," ucap Truno.

Sebelumnya, SMAN 10 Kota Bandung di Jalan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, diserang oleh gerombolan bermotor yang jumlahnya puluhan orang. Akibatnya, sekolah mengalami berbagai kerusakan.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai mengatakan penyerangan dilakukan secara tiba-tiba oleh sekelompok orang yang menggunakan motor. Penyerangan dilakukan pada Minggu, 27 Oktober malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

"Itu tiba-tiba saja segerombolan orang menyerang. Ada sekitar 30 motor, berarti sekitar 50-60 orang," ujar Rifai setelah bertemu dengan pihak SMAN 10, Senin (28/10/2019).

(dir/ern)