Ridwan Kamil: Pemuda Indonesia Harus Bisa Berinovasi

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 16:21 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak para pemuda untuk lebih berhati-hati dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Pemuda diharapkan menjadi benteng pertahanan yang kuat dalam penyebaran informasi positif di era digital.

RK, sapaan akrab Ridwan menyatakan, kemajuan teknologi saat ini layaknya dua sisi mata pisau. Ada nilai positif dan negatif yang harus diwaspadai oleh semua pihak terutama para pemuda.

Sisi positifnya, kata RK, kemajuan teknologi memberi kecepatan akses informasi hingga memberi kemudahan dalam kegiatan ekonomi. Namun, di sisi lain kecepatan informasi juga berdampak terhadap penyebaran berita bohong hingga konten-konten negatif lainnya.

"Harus berhati-hati dengan kemajuan teknologi. Saya kira kita pahami semua bahwa revolusi digital ada dua sisi. Positifnya mempercepat informasi, tapi sisi buruknya hal-hal negatif juga mudah hadir," kata RK usai cara hari Sumpah Pemuda di Sport Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Senin (28/10/2019).


RK menuntut pemuda untuk menjadi benteng pertahanan di tengah kemajuan zaman sekarang ini. Para pemuda harus mampu memberi edukasi kepada masyarakat terkait nilai-nilai positif yang bisa dimanfaatkan melalui teknologi digital.

"Pemuda Indonesia jadi benteng hal-hal negatif dan pelopor hal-hal positif," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, RK mendorong pemuda Indonesia agar selalu berinovasi dan mengembangkan diri agar mampu bertahan di tengah persaingan global.

"Ada tantangan zaman adalah menjadi teladan kepada masyarakat harus bisa berinovasi supaya bisa bersaing global," ujar RK.



Simak juga video "Peringati Sumpah Pemuda, Anies Tekankan Bahasa Persatuan dan Keadilan" :

[Gambas:Video 20detik]

(mso/bbn)