Bendera Gagal Berkibar Warnai Upacara Sumpah Pemuda Tingkat Jabar

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 09:53 WIB
Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Upacara bendera peringatan Sumpah Pemuda tingkat Provinsi Jawa Barat, di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung diwarnai insiden kecil. Bendera merah putih gagal berkibar disebabkan tali pengerek macet.

Pantauan detikcom, pelaksanaan upacara awalnya berlangsung khdimat. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin langsung upacara yang dihadiri ribuan siswa.

Tim pengibar bendera dari Paskibra juga sudah bersiap untuk melaksanakan tugasnya. Tim paduan suara juga telah bersiap untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk mengiringi prosesi pengibaran bendera merah putih.

Namun sayang bendera gagal naik ke atas puncak. Taling pengerek macet menyebabkan bendera merah putih tidak bisa mencapai puncak. Sementara itu, lagu Indonesia Raya masih terus dinyanyikan hingga habis.

Setelah itu, komandan upacara memerintahkan untuk peserta upacara berbalik badan. Kemudian beberapa petugas mencoba memperbaiki tali pengerek tersebut. Namun tidak berhasil hingga akhirnya bendera dilepas dan kembali dibawa oleh tim Paskibra.

Upacara akhirnya kembali dilanjutkan, dan berlangsung penuh kehidmatan. Semua peserta upacara penuh semangat mengikuti rangkaian upacara demi membangkitkan semangat sumpah pemudah.
Bendera Gagal Berkibar Warnai Upacara Sumpah Pemuda Tingkat JabarFoto: Mochamad Solehudin

Ditemui usai upacara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyesalkan terjadinya insiden tersebut. Dia meminta kejadian ini menjadi evaluasi agar tidak kembali terulang ke depannya.

"Ini peringatan namanya semua acara harus dicek. Yang namanya gladi itu bukan hanya sampai tiang tapi sampai naik benderanya sesuai dengan ritem lagi. Saya kan dulu Paskibra jadi saya sesalkan dan harus jadi koreksi di kemudian hari," katanya, Senin (28/10/2019).

Meski begitu, RK sapaan akrab Ridwan Kamil tidak ingin terlalu mempermasalahkan insiden yang terjadi. Tapi yang jelas harus jadi pengingat agar semua hal disiapkan dengan baik.

"Ini kan bukan yang pertama yah, saya amati sering kejadian karena terlalu menggampangkan teknis itu otomatis saya kira ini teguran dari saya," ujarnya.




Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Indonesia di Jerman Soroti RKUHP:

[Gambas:Video 20detik]



(mso/ern)