detikNews
Kamis 24 Oktober 2019, 20:28 WIB

Siswa SD-SMP di Bandung Diberi Anak Ayam, di Purwakarta Dikasih Domba

Dian Firmansyah - detikNews
Siswa SD-SMP di Bandung Diberi Anak Ayam, di Purwakarta Dikasih Domba Foto: Istimewa
Purwakarta - Wali Kota Bandung Oded M Danial akan menggulirkan program pemberian anak ayam pada siswa SD dan SMP untuk mengurangi ketergantungan pada gadget. Program hampir mirip telah dilakukan Pemkab Purwakarta sejak lama.

Peraturan tentang keharusan bagi pelajar untuk memiliki hewan ternak sendiri sudah bergulir pada tahun 2015 lalu di Purwakarta. Hal itu tertuang dalam Peraturan Bupati Purwakarta No 70A tentang Desa Berbudaya yang dicetuskan oleh Dedi Mulyadi.

Pendidikan berkarakter 'Budak Angon' atau bahasa Indonesia anak penggembala diklaim keberhasilannya hingga saat ini. Hal ini dikatakan oleh Kasi Perbibitan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta, Intan Riyani.

"Kita berikan dombanya kepada siswa terpilih pada tahun 2015, dan satu tahun kemudian setelah dievaluasi ternyata dombanya sudah beranak", ujan Intan saat ditemui detikcom di kantornya di jalan Suradireja no 28, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan/ Kabupaten Purwakarta, Kamis (24/10/2019).

Sebanyak 52 ekor domba keturunan domba garut, diberikan kepada 26 siswa baik siswa SD maupun siswa SMP terpilih di sejumlah kecamatan di purwakarta. Ke 26 siswa itu, diberikan sepasang ekor domba siap kawin dengan kisaran umur domba enam bulan.

Siswa yang terpilih itu telah mengikuti tahapan seleksi pada tahun 2014 silam. Siswa yang mengikuti seleksi diwajibkan membawa hewan ternak yang sudah ia pelihara dan diberikan waktu untuk menjelaskan bagaimana cara berternak.

"Ada satu siswa yang kurang mampu tapi sudah memilihi keahlian beternak. Dia memelihara ternak sebelumnya untuk biaya sekolah dan sehari-hari, ketika diberikan waktu presentasi dia mampu menjelaskan cara beternak hingga jenis rumput yang baik untuk hewan ternaknya dan ia terpilih menjadi kategori budak angon," jelas Intan.

Selain domba, ayam pun diberikan kepada siswa terpilih. Siswa juga mendapatkanbahan untuk kandangnya.

Menurut Intan, tujuan dengan diberikannya pendidikan berkarakter 'Budak Angon' agar para siswa memiliki kedisipilinan, tanggungjawab, kasih sayang dan empati terhadap lingkungan.

Namun pihak dinas terkait belum dapat melakukan evaluasi ulang kepada 26 siswa terpilih tersebut. Mereka sudah naik jenjang pendidikannya sejak 4 tahun lalu saat diberikan tanggungjawab beternak.

Meski demikian, program pendidikan berkarakter di kabupaten purwakarta hingga saat ini masih bergulir dengan sejumlah program lainnya.

Meski menuai kritik, untuk di Kota Bandung program pemberian anak ayam akan dilakukan pada November. Wali Kota Bandung Oded M Danial menjelaskan, pemberian anak ayam kepada pelajar tidak hanya untuk mengatasi ketergantungan gadget semata. Tapi ada banyak manfaat yang bisa didapat oleh pelajar nantinya.

"Akan berikan DOC atau anak ayam. Agar mereka juga tumbuh dalam diri mereka jiwa entrepreuner, menyayangi binatang, tanggung jawab," ujar Oded.



(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com