detikNews
Rabu 23 Oktober 2019, 18:28 WIB

Sopir Angkot Pembunuh-Pemerkosa Alumni IPB Didakwa 20 Tahun Bui

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sopir Angkot Pembunuh-Pemerkosa Alumni IPB Didakwa 20 Tahun Bui Pelaku pembunuhan saat ditangkap oleh Polresta Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Cibadak mendakwa sopir angkot Bogor-Cianjur Rahmat alias RH (25) 20 tahun penjara karena menghilangkan nyawa AU (22) alumni IPB yang diperkosa lalu dibunuh dan mayatnya dibuang.

Kasus pembunuhan AU sempat menghentak publik pada awal Agustus lalu. Jasad perempuan berjilbab itu ditemukan tergeletak di tepi sawah, Jalan Sarasa, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi.

"Kami mendakwa pelaku dengan ancaman maksimal kurungan penjara 20 tahun sesuai dengan dakwaan primer 338 KUHP serta 351 ayat 3 KUHP dan 286 KUHP," kata Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kabupaten Sukabumi Yeriza Adhytia, Rabu (23/10/2019).


Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Cibadak itu diketuai Majelis Hakim M. Zulkarnaen didampingi anggotanya Soni Nugraha dan Slamet Supriono. Sidang ini merupakan sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan.

Yeriza menyebut sidang akan dilanjutkan pada Rabu (30/10/2019) pekan depan dengan agenda pembuktian. "Nanti pekan depan keluarga korban dan saksi akan dihadirkan," katanya.

Ditemui terpisah Majelis Hakim PN Cibadak Soni Nugraha mengatakan, proses persidangan dibuka secara umum. "Kami sepakat untuk sidang lanjutan akan diteruskan pekan depan dengan agenda pembuktian mendatangkan saksi dari JPU," katanya.


Sebelumnya diberitakan, mayat korban ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan di tepi sawah pada Senin (22/7/2019) lalu dalam kondisi setengah bugil. Ada tanda kekerasan di tubuh gadis lulusan D3 IPB itu.

Korban terakhir kali pamit untuk mendaftar S1 di IPB Bogor pada Sabtu 20 Juli siang. Selepas itu keluarga mendapat kabar dari korban menjelang Magrib. Saat itu korban mengaku dalam perjalanan dari Ciawi dan lanjut naik angkutan umum ke Cianjur.

"Setelah itu tidak ada komunikasi lagi, bahkan sampai subuh pun tidak ada balasan," ujar Endang Supandi, ayah korban saat itu kepada detikcom.


Simak juga video "Biadab! Sopir Angkot Setubuhi Wanita Difabel di Makassar" :

[Gambas:Video 20detik]


(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com