detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 14:43 WIB

15 Tiang Roboh Diterpa Angin, Listrik di Pangalengan 2 Hari Mati

Wisma Putra - detikNews
15 Tiang Roboh Diterpa Angin, Listrik di Pangalengan 2 Hari Mati Sejumlah tiang listrik roboh akibat bencana angin kencang di Pangalengan, Kabupaten Bandung. (Wisma Putra/detikcom)
Bandung - Listrik di permukiman warga terdampak bencana angin kencang yang terjadi di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih padam.

Dari informasi yang dihimpun detikcom di Jalan Raya Pangalengan-Kertasari, terdapat 15 tiang listrik patah dan roboh. Selain itu, ada 16 tiang listrik miring. Jumlah tersebut belum termasuk di permukiman warga.


Saat ini petugas PLN Kabupaten Bandung dan Jawa Barat sedang memperbaiki instalasi listrik agar kembali menyala. Pasalnya, hal tersebut mengganggu aktivitas warga. Salah satu warga Desa Banjarsari, Ono, mengatakan sudah dua hari listrik di kampungnya padam.

"Pokoknya pas waktu kejadian Minggu (20/10) malam sekitar pukul 21.00 WIB listrik sudah padam. Sudah dua hari ini belum nyala kembali," kata Ono, Selasa (22/10/2019).


Menurutnya, warga yang beraktivitas pada siang atau malam hari tidak menggunakan listrik. Hal tersebut disebabkan trafo induk rusak.

"Ya kami beraktivitas tanpa listrik. Kalau malam pakai lilin atau lampu minyak. Kalau mau tidur, dimatiin apinya. Soalnya, takut terbakar. Ibu-ibunya jaga anak-anak, bapak-bapaknya ronda," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pangalengan Kompol Umar Said mengatakan sebagian jaringan listrik yang sebelumnya padam sudah menyala kembali. "Ada sebagian yang masih padam, tapi ada juga yang sudah menyala," ujarnya.

15 Tiang Roboh Diterpa Angin, Listrik di Pangalengan 2 Hari MatiFoto: Wisma Putra/detikcom
Saking banyaknya tiang listrik yang roboh, PLN menerjunkan puluhan petugasnya ke lapangan agar pasokan listrik segera normal.

Saat meninjau lokasi bencana, Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan PLN sedang memperbaiki jaringan listrik agar segera menyala.

"Ini sedang diperbaiki, butuh waktu. Warga harap bersabar, semoga perbaikannya segera selesai," ucap Dadang.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com