detikNews
2019/10/18 21:07:13 WIB

Sejumlah Rumah Warga Padalarang Rusak Akibat Bom Proyek Kereta Cepat

Yudha Maulana - detikNews
Halaman 1 dari 3
Sejumlah Rumah Warga Padalarang Rusak Akibat Bom Proyek Kereta Cepat Sejumlah rumah di Padalarang, Bandung Barat, rusak akibat bom proyek kereta cepat. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Warga Kompleks Tipar Silih Asih RW 13, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), resah dengan aktivitas pengeboman Gunung Bohong untuk kepentingan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Linda (45), warga RT 4 mengatakan, aktivitas pengeboman untuk pembuatan tunnel 11 itu membuat dinding rumahnya retak-retak. Retakan paling parah terlihat di kamar mandinya. Cahaya matahari bahkan menyelinap dari retakan yang menganga itu.

"Kalau tidak salah seminggu yang lalu, ketika saya mandi. Ada suara ledakan diikuti getaran, tak lama kemudian setelah keluar muncul retakan itu," kata Linda saat ditemui detikcom, Jumat (18/10/2019).


Menurut Linda, dinding yang retak itu pernah diperbaiki dua kali oleh suaminya. Namun, karena pengeboman susulan retakan itu kembali muncul. "Saya punya anak, khawatir kalau sampai menimpa anak saya. Sekali lagi ada ledakan mungkin bisa roboh," ucapnya.

Keresahan juga diungkapkan oleh Heru Agam (49), perlengkapan tukang yang berada di rumahnya berjatuhan menyusul suara dentuman keras. "Sekitar tiga minggu ke belakang ada pengebomannya, tapi yang paling terasa hari ketiga," katanya.

Sejumlah Rumah Warga Padalarang Rusak Akibat Bom Proyek Kereta CepatFoto: Yudha Maulana
Lantai rumahnya menjadi timpang pascapengeboman. Ia ingat, ketika itu kejadiannya siang hari. "Ini hanya tinggal menunggu waktu saja. Kami bingung mau bagaimana lagi," ucapnya.

Jarak antara mulut tunnel 11 dengan kompleks tersebut berkisar 1 kilometer. Kendati demikian, getaran dari pengeboman berdampak ke 120 rumah dengan 500 jiwa yang berada di kaki Gunung Bohong itu.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com