detikNews
2019/10/17 12:32:02 WIB

Kisah Hari, Urus 3 Adik Usai Ayah-Ibu Tewas Dipatuk Ular

Syahdan Alamsyah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kisah Hari, Urus 3 Adik Usai Ayah-Ibu Tewas Dipatuk Ular Heri Misbahudin. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Cianjur - Heri Misbahudin (18), remaja asal Kampung Pasir Kampung, RT 4 RW 1, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa harus mengurus tiga adiknya. Mereka yatim-piatu. Kedua orang tuanya tewas akibat dipatuk ular liar dalam waktu yang berbeda.

Setahun silam, Maksum (40), ayah mereka, nyawanya tak terselamatkan setelah dipatuk ular welang. Tragedi serupa dialami Nuryani (38), ibu tiga anak tersebut, meninggal karena dipatuk ular berbeda jenis yang sama, Sabtu (12/10). Kedua kejadian itu ular masuk lewat sela lubang tembok rumah tak layak huni yang mereka tempati.

"Ibu habis salat malam, tiba-tiba teriak katanya jari manisnya dipatuk ular," ucap Heri lirih saat ditemui detikcom di kediaman Abah Onih, kakek angkatnya, Kamis (17/10/2019).

Heri tidak menyangka, patukan ular itu mengakhiri nyawa ibunnya. Ia mengaku khawatir dengan kondisi sang ibu lantaran nyawa ayahnya tak tertolong akibat insiden serupa.

"Ibu hanya periksa lalu dikasih obat. Enggak sempat rawat inap. Pagi-pagi meninggal," ucapnya.

Pascakejadian tersebut, kini Heri mengurusi tiga adiknya yaitu Riky Jumansyah (8), Randi Nafisa (5), dan Ramdan Fadilah (2). Kesedihan melekat di benak mereka karena harus kehilangan kedua orang tua tercinta. Namun Heri tak mau larut dalam kesedihan demi adik-adiknya.

Heri punya kerabat dari ayah dan ibunya. Namun kondisi ekonomi yang juga tidak lebih baik, membuat Heri tinggal di kediaman Abah Onih yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari kediamannya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com