detikNews
Rabu 16 Oktober 2019, 19:00 WIB

Bandara Husein Musnahkan Sejumlah Barang Tertinggal Milik Penumpang

Mochamad Solehudin - detikNews
Bandara Husein Musnahkan Sejumlah Barang Tertinggal Milik Penumpang Bandara Husein Sastranegara Bandung musnahkan sjeumlah barang sitaan dan tertinggal milik penumpang. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Bandara Husein Sastranegara memusnahkan ratusan barang yang dilarang masuk ke dalam pesawat (prohibited item) seperti gunting, pisau dan lainnya. Selain itu, turut dimusnahkan juga sejumlah barang mulai dari baju hingga handphone milik penumpang yang tertinggal.

Pemusnahan ratusan item barang itu dilakukan di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Rabu (16/10/2019). Hadir dalam acara itu General Manager (GM) PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara Andhika Nuryaman, Komandan Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara Kolonel Pnb Bonang Bayuaji dan tamu undangan lainnya.


GM PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara Andhikya Nuryaman menjelaskan, pemusnahan barang tertinggal dilakukan sesuai dengan peraturan direksi PT AP II Nomor: PD.12.01/08/2019/0042 tentang sistem manajemen penanganan barang hilang atau tertinggal di bandar udara PT AP II.

"Jadi barang ini banyak pakaian dan juga seperti barang-barang elektronika, jam, barang prohibited item seperti gunting dan lain-lain. Artinya barang dimusnahkan sesuai dengan peraturan direksi yang baru terhitung September 2019 bahwa barang-barang yang ditemukan sampai akhir 2018 itu kita musnahkan," ucapnya di lokasi.


Dia mengungkapkan, barang-barang yang dimusnahkan ini merupakan barang tertinggal dan tidak lagi diambil pemiliknya dengan rincian 20 dus pakaian, 1 dus bantal leher, 1 dus prohibited item, 35 item kacamata, 16 item powerbank, 87 item jam tangan, satu buah handphone dan enam item token bank.

"Lost item itu barang yang tertinggal milik penumpang yang tidak diambil pemiliknya. Kalau yang mahal-mahal sudah ada yang diambil," ucapnya.

Bandara Husein Musnahkan Ratusan Barang Tertinggal Milik PenumpangFoto: Mochamad Solehudin
Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara Kolonel Pnb Bonang Bayuaji menambahkan, proses pemusnahan sejumlah barang itu dengan cara dilindas. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat proses pemusnahan.

"Kalau dibakar, kita berada dalam lingkungan bandara. Di sini ada Pertamina dan tidak boleh ada asap besar yang ganggu penerbangan. Kita hancurkan, intinya sudah tidak bisa dimanfaatkan (barangnya) dikubur," ujarnya.


Simak juga video "Pelaku Tabrak Lari di Bandung Barat Ditangkap" :

[Gambas:Video 20detik]


(mso/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com