detikNews
Selasa 15 Oktober 2019, 15:54 WIB

Carvi Agrihorti, Cabai Varietas Unggulan Baru yang Tahan Virus

Yudha Maulana - detikNews
Carvi Agrihorti, Cabai Varietas Unggulan Baru yang Tahan Virus Carvi Agrihorti, cabai varietas unggulan baru yang tahan virus. (Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) memperkenalkan cabai Carvi Agrihorti sebagai varietas unggulan baru (VUB) di bidang hortikultura. Cabai ini digadang-gadang lebih tahan virus dan memiliki produktivitas yang tinggi.

Redy Gaswanto, breeder Carvi sekaligus peneliti dari Balitbangtan, mengatakan cabai ini telah diuji keunggulannya oleh Tim Penilai Peneliti Instansi (TP2I) dan dikeluarkan SK sebagai VUB baru pada 2018.

"Carvi ini singkatan dari cabai resisten virus. Virus di sini adalah virus belang atau chilli veinal mottle virus (ChiVMV). Memang insidennya tidak setinggi virus kuning, tapi sewaktu-waktu bisa menjadi penyakit yang berbahaya," kata Redy di Lembang, Selasa (15/10/2019).


Cabai ini juga memiliki produktivitas yang tinggi. Satu tanaman bisa menghasilkan 1 kilogram cabai atau mencapai 21-23 ton per hektare. Hampir dua kali lipat dari varietas cabai lainnya.

Ciri khas pertumbuhannya pun tegak dengan batang dikotomi yang membentuk huruf Y. "Bentuknya juga bagus, saat masih muda warnanya hijau gelap. Kemudian setelah mulai matang, warnanya merah cerah dan permukaan kulitnya halus," kataya.

Carvi Agrihorti, Cabai Varietas Unggulan Baru yang Tahan VirusFoto: Yudha Maulana/detikcom
Menurut Redy, cabai ini cocok ditanam di dataran medium sampai dataran tinggi. Agar lebih optimal, varietas ini baik ditanam di musim hujan. "Kalau dilihat dari pohonnya memang tidak terlalu banyak, tapi dia keras, pejal, dan isi benihnya banyak, tentu ini menguntungkan bagi penangkar benih," katanya.

Selain itu, daya tahan untuk varietas ini lebih lama, yakni mencapai dua minggu, sepekan lebih lama daripada varietas cabai lainnya. "Kulit buahnya tebal, kepedasannya juga bisa dicium, sangat menyengat. Tanaman ini mulai berbunga 46-51 hari setelah tanam dan mulai panen 91-96 hari setelah tanam," ujarnya.

Carvi Agrihorti, Cabai Varietas Unggulan Baru yang Tahan VirusFoto: Yudha Maulana/detikcom
Saat ini, kata Redy, Balitbangtan tengah melakukan diseminasi kepada ibu rumah tangga, pedagang, maupun petani untuk menerima umpan balik terkait cabai tersebut. "Kami berharap VUB ini bisa menjadi referensi dan berkontribusi terhadap swasembada cabai nasional," katanya.

Ifa Manzia, breeder Carvi sekaligus peneliti Balitbangtan lainnya, mengatakan tanaman ini mendapatkan respons positif dari diseminasi yang dilakukan.

"Diterima dengan baik oleh petani dan pedagang. Kalau untuk supermarket, masih ada yang perlu diperbaiki, baik bentuk maupun warnanya," kata Ifa.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com