Acep menculik YZ saat ia tengah jajan di warung dekat rumahnya saat mau pergi ke sekolah.
"Dia (korban) habis pakai seragam, tapi belum pakai kerudung, pamit mau jajan di warung dekat rumah. Tahunya hilang," ucap tante korban, Pupung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam waktu 10 jam, pelaku tertangkap setelah ada warga yang melapor melihat pelaku dan korban. Kini polisi menetapkan Acep sebagai tersangka penculikan.
"Jadi benar sudah kami tetapkan sebagai tersangka pelaku ini. Dia mengaku mau mengasuh dan membesarkan korban," ujar Iptu Nurrozi, Kasubag Humas Polresta Tasikmalaya, Rabu (9/10/2019).
Nurrozi menyatakan menerima laporan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa. "Informasi yang berkembang di luar, tersangka diisukan mengalami gangguan kejiwaan. Namun Polri akan melakukan pengecekan kejiwaan dengan melibatkan dokter ahli jiwa, psikiater," jelas Nurrozi.
Sementara itu, Acep mengaku tak berniat menculik korban. "Saya hanya khawatir korban mau nyeberang, takut ketabrak motor atau mobil. Ternyata nangis, terus saya bawa naik angkot keliling, biar tenang," ujarnya.
Simak juga video "Penculik Anak Nyaris Diamuk Massa, Polisi Lari-larian Menyelamatkan":
(ern/ern)











































