detikNews
Rabu 09 Oktober 2019, 15:54 WIB

Dinkes Tasikmalaya Masih Temukan Ranitidin di Puskesmas dan Apotek

Deden Rahadian - detikNews
Dinkes Tasikmalaya Masih Temukan Ranitidin di Puskesmas dan Apotek Ranitidin masih ditemukan di puskesmas dan apotek di Tasikmalaya. (Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya - Dinas Kesehatan Tasikmalaya menggelar sidak untuk mencari obat Ranitidin yang telah dilarang oleh BPOM. Sidak dilakukan dengan mendatangi sejumlah puskesmas dan apotek.

Dari hasil sidak, masih ditemukan Ranitidin di sejumlah puskesmas. Namun obat tersebut sudah disimpan di lemari khusus agar tidak lagi digunakan.

"Ranitidin tablet kami simpan di gudang, di ruangan khusus, agar tidak dijual sesuai instruksi dari Dinkes," ucap Epi Edwan Lutfi, Kepala Puskesmas Singaparna, Rabu (9/10/2019).


Sementara itu, di salah satu apotek, petugas juga masih menemukan obat Ranitidin injeksi dan tablet. Pihak apotek mengaku baru menerima obat dari distributor pada Senin, 7 Oktober lalu. Namun obat tersebut sudah tak dijual dan disimpan di gudang untuk dikembalikan.

"Datang kemarin Senin, tapi karena tahu ada edaran BPOM, maka tidak dijual dan akan kami retur ke distributor," ucap pegawai Apotek Madani, Nurjanah.

Dinkes Tasikmalaya Masih Temukan Ranitidin di Puskesmas dan ApotekFoto: Deden Rahadian
Di tempat yang sama, Kasi Farmasi Dinkes Tasikmalaya Agus Ahmad Hamdani mengatakan pihaknya tak menyita dan mempersilakan pihak apotek mengembalikan obat tersebut. Namun ia meminta agar obat benar dikembalikan dan tidak dijual.

"Kami sarankan puskesmas dan apotek menyimpan Ranitidin yang dilarang BPOM tidak dijual dan kembalikan ke distributor. Obat injeksi Ranitidin tadi juga ditemukan di apotek, tapi dipastikan belum dijual," ucapnya.

Seperti diketahui, lima produk Ranitidin yang terkontaminasi N-Nitrosodimethylamine (NDMA) telah ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Satu produk diperintahkan ditarik dan empat lainnya dengan sukarela ditarik oleh produsen.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com