Polisi Duga Ada Kesalahan SOP Saat Ledakan Tambang di Purwakarta

Dian Firmansyah - detikNews
Rabu, 09 Okt 2019 15:44 WIB
Foto: Dian Firmansyah/detikcom
Purwakarta - Polisi masih menyelidiki insiden hujan batu besar akibat ledakan tambang yang dilakukan PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS). Dugaan sementara, terjadi kesalahan standard operating procedure (SOP) saat peledakan.

Sejumlah batu besar menggelinding dan menghancurkan tujuh rumah warga dan sebuah sekolah di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Selasa (8/10/2019).

Selain memeriksa lokasi kejadian, polisi memeriksa sejumlah saksi, mulai saksi mata dari warga hingga pihak perusahaan tambang PT MSS.




"Sejak kemarin kejadian kami langsung melakukan penyelidikan. Sampai saat ini dugaan kami adalah pihak perusahaan tidak menggunakan SOP peledakan," ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian, Rabu (9/10/2019).

Pihaknya saat ini sudah memeriksa tiga orang dari pihak perusahaan tambang tersebut, yakni juru ledak, bawahannya, dan satu orang bagian operasional.

Tidak tertutup kemungkinan masih banyak pekerja dari pihak perusahaan yang akan diperiksa. Hal ini guna mengungkap penyebab pasti kejadian ini.

"Untuk menetapkan tersangka, kami masih melakukan penyelidikan," jelasnya.



Sementara itu, PT MSS membersihkan area rumah warga yang hancur tertimpa batu besar. Pihak perusahaan menyatakan siap bertanggung jawab menanggung perbaikan rumah warga yang rusak.




Gegara Ledakan Tambang, Rumah Warga Dihujani Batu Raksasa:

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)