Selama 5 Tahun, 20 RIbu Pekerja Perempuan Indonesia Ikut Tes IVA

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 13:32 WIB
1.024 pekerja perempuan di Cirebon menjalani tes IVA. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
1.024 pekerja perempuan di Cirebon menjalani tes IVA. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Ibu Negara Iriana Jokowi menggelar sosialisasi tentang pencegahan dini kanker serviks kepada ribuan pekerja perempuan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Iriana datang didampingi istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (Oase KK). Iriana mengatakan, sosialisasi dan pemeriksaan Inspeksi Asam Asetat (IVA) sudah dilakukan sejak tanggal 30 September kemarin di dua perusahaan yang ada di Kabupaten Cirebon yakni PT Embee Plumbon Textile dan PT Kreasi Garmen Cirebon.

"Sudah tiga hari, sudah ada 1.024 pekera perempuan yang ikut pemeriksaan IVA. Saya terima kasih kepada perusahaan yang telah mengizinkan kami melakukan pemeriksaan IVA," kata Iriana saat sosialisasi di PT Embee Plumbon Textile, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jabar, Kamis (3/10/2019).


Iriana meminta kepada para pekerja perempuan agar berani melakukan tes IVA. Sebab, efek dari tes IVA tak menimbulkan rasa sakit.

Sementara itu, salah seorang anggota Oase KK Marifah Hanif Dhakiri mengatakan, sosialisasi dan pemeriksaan IVA sudah dilakukan sejak tahun 2015. Sekitar 20.000 pekerja perempuan dari berbagai perusahaan telah menjalani tes IVA, termasuk 1.024 pekerja perempuan dari dua perusahaan di Kabupaten Cirebon.

"Prosentasenya kurang dari 0,2 persen yang positif. Sedikit sekali. Artinya perusahaan sudah perhatian dengan pekerja perempuan. Karena sudah ada poliklinik, kemudian dari makanannya dan rest roomnya juga bersih," kata istri Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri itu.


Marifah mengatakan, tujuan tes IVA untuk meningkatkan produktivitas kerja pekerja perempuan di Indonesia. Khususnya pekerja perempuan yang menikah. "Pekerja perempuan juga termasuk ibu rumah tangga, jadi mereka harus sehat saat bekerja maupun di rumah. Kemudian untuk menghindari penyakit seperti kanker serviks," ucapnya.

Selama 5 Tahun, 20 RIbu Pekerja Perempuan Indonesia Ikut Tes IVAFoto: Sudirman Wamad
Oase KK juga mengimbau perusahaan agar lebih aktif secara mandiri untuk melakukan pemeriksaan IVA terhadap pekerja perempuan. "Setelah kita aktif sosialisasi, hasilnya itu grafiknya meningkat. Pekerja perempuan lebih sadar untuk melakukan pemeriksaan. Mereka juga lebih terbuka untuk memeriksa kesehatan di manapun, klinik, Puskesmas dan lainnya," katanya.

Selain sosialisasi dan tes IVA, Iriana bersama anggota Oase KK juga membagikan sejumlah hadiah, seperti sepeda, lemari es, televisi dan lainnya. Sejumlah pekerja perempuan pun antusias menjawab pertanyaan dari Iriana dan anggota lainnya. (tro/tro)