detikNews
Kamis 03 Oktober 2019, 12:15 WIB

Polres Sumedang Musnahkan 392 Gram Sabu dan Kopi 'Perkasa'

Wisma Putra - detikNews
Polres Sumedang Musnahkan 392 Gram Sabu dan Kopi Perkasa Polres Sumedang musnahkan barang bukti sabu-sabu dan kopi perkasa. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Sumedang - Polres Sumedang memusnahkan ratusan gram narkoba jenis sabu. Barang haram itu merupakan hasil sitaan dari seorang pengedar yang beraksi di wilayah Kabupaten Sumedang.

Seorang tersangka bernama Dedi Sukma (32), saat ini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sumedang.


Pantauan detikcom Kamis (3/10/2019), pemusnahan 392,07 gram sabu itu dilakukan dengan cara diblender. Pemusnahan dilakukan Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo dan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan di Halaman Mapolres Sumedang.

"Sekitar dua bulan lalu (penangkapan tersangka). Sekarang sedang diproses persidangan. Kita langsung musnahkan atas petunjuk jaksa, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena cukup banyak barang buktinya," kata Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo usai gelar perkara.

Selain itu, pihaknya juga musnahkan ratusan bungkus kopi cleng yang meracuni belasan warga Sumedang beberapa waktu lalu. "Ada kopi cleng, informasi juga pabriknya yang di Cilacap sudah ditutup Bareskrim. Kemudian sisa-sisa di pasaran sudah dirazia, saat ini sudah clear dan kita musnahkan. Kita imbau kepada masyarakat jangan coba-coba lagi," ucapnya

Polres Sumedang Musnahkan 392 Gram Sabu dan Kopi 'Perkasa'Foto: Wisma Putra
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, dengan pemusnahan tersebut tidak ada lagi peredaran narkoba di wilayah Sumedang.

"Dengan pemusnahan ini kami harap tidak ada peredaran narkoba di wilayah Sumedang. Kita terus kampanyekan kepada generasi muda, jangan pernah mencoba narkoba, sekali mencoba akan merusak masa depan," katanya.


Pihaknya melalui Satpol PP Sumedang tidak akan henti melakukan razia terhadap kopi cleng yang beberapa waktu lalu meracuni belasan warga Sumedang.

"Kopi cleng, semoga tidak ada kasus ini lagi. Jangan beli obat sembarangan. Kalau ada keluhan stamina silakan ke dokter," ucap Erwan.
(tro/tro)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com