Berantas Narkotik, BNN Dorong Kampus Rutin Cek Urine Mahasiswa

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 02 Okt 2019 12:57 WIB
Kepala BNN Komjen Heru Winarko (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Badan Narkotika Nasional (BNN) mendorong agar kampus-kampus rutin melakukan tes urine terhadap mahasiswanya. Dorongan itu sebagai langkah pencegahan serta pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotik di kalangan mahasiswa.

Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan setiap tahunnya kerap muncul orang yang menyalahgunakan narkotik berstatus mahasiswa. Hal ini, kata dia, patut menjadi perhatian bagi civitas academica di kampus.

"Kita harapkan kampus-kampus menyiapkan anggaran untuk tes urine. Bukan hanya sebatas persyaratan kuliah bebas narkoba, tapi kita kerja sama dengan kampus melakukan tes urine. Kalau ada yang positif, itu kita serahkan lagi ke kampus," ucap Heru usai kuliah umum di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Jalan Ganeca, Kota Bandung, Rabu (2/10/2019).


Heru mengaku sejauh ini kelompok mahasiswa sangat rentan terindikasi menyalahgunakan narkotik. Bahkan, kata dia, tak jarang senior-senior memberi pengaruh yang kurang baik terhadap adik kelasnya.

Sebab itu, menurut dia, langkah kampus guna melaksanakan tes urine dapat melalui proses penerimaan mahasiswa baru maupun terhadap mahasiswa-mahasiswa senior. "Ya penerimaan mahasiswa baru atau yang sudah ada mahasiswa. Karena terus terang senior kadang nurunin. Bukan nurunin buku kuliah, tapi perilaku negatif," tuturnya.

Selain itu, BNN mengajak mahasiswa, khususnya yang berada di jurusan farmasi, untuk sama-sama mencegah peredaran narkotik. Apalagi, sambung Heru, saat ini ada bermunculan narkotik jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS).


NPS yang ada saat ini, kata dia, cenderung kepada narkotik sintetis. Menurut Heru, mahasiswa berperan untuk bisa melakukan penelitian dan mengedukasi rekannya sesama mahasiswa terlebih kepada masyarakat secara umum.

"Sekarang narkoba cenderung bergeser ke sintetis drug. Nah ini juga peranan dunia farmasi sangat diharapkan. Saya ingin mengajak komunitas di sini belajar, mengajar dan riset," tutur Heru.

Menanggapi dorongan BNN untuk melakukan tes urine terhadap mahasiswa, Rektor ITB Kadarsyah Suryadi akan menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

"Itu kita tunggu keputusan Pak Menteri," kata Kadarsah. (dir/bbn)