detikNews
Jumat 20 September 2019, 15:14 WIB

Gagal Meraihnya Bersama Ridwan Kamil, Oded-Yana Berhasil Peroleh WTP

Mochamad Solehudin - detikNews
Gagal Meraihnya Bersama Ridwan Kamil, Oded-Yana Berhasil Peroleh WTP Foto: Tri Ispranoto
Bandung - Genap satu tahun pasangan Oded M Danial-Yana Mulyana memimpin Kota Bandung. Ratusan penghargaan berhasil diraih oleh Oded dan Yana yang resmi dilantik sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Bandung pada 20 September 2018 lalu itu.

Sejak hari pertama dilantik sampai saat ini, total ada 134 penghargaan yang diraih pasangan ini. Dari ratusan penghargaan satu yang paling membanggakan adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pemkot Bandung memang sudah sejak lama mendambakan penghargaan tersebut. Bahkan saat Gubernur Jabar Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung, WTP gagal diraihnya selama lima tahun memimpin Bandung.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku opini WTP merupakan satu keberhasilan besar. Dari ratusan penghargaan yang diraih selama satu tahun ini opini WTP menjadi satu sinyal positif adanya perbaikan di Kota Bandung. Ini WTP pertama kalinya diraih Kota Bandung.

"Tentunya (penghargaan yang membanggakan) kalau ditanya, boleh jawab tentu WTP," katanya, Jumat (20/9/2019).

Oded bersama wakilnya Yana Mulyana bertekad untuk terus mempertahankan penghargaan ini di tahun-tahun berikutnya. Hal itu tentu dengan kerja keras dan keseriusan semua ASN atau PNS di Kota Bandung.

"Ini harus betul-betul dipertahankan. Jangan sampai lepas lagi. Seumur Kota Bandung baru sekarang kan. Ketika sistem, konsep WTP diadakan baru sekarang (didapat)," ucapnya.

Meski begitu, Oded enggan terlalu larut dalam kebanggaan. Dia akan terus berusaha melakukan perbaikan dalam sistem tata kelola pemerintahan. Dia tidak ingin WTP yang diraih saat ini membuat semua pihak mudah puas diri.

"Tentu saja dengan adanya WTP saya terus selalu menyampaikan pesan kepada staf para ASN sampai level bawah jangan membuat terlena. Sudah WTP tapi kemudian lepas," ucapnya.

Karena dia menilai, opini WTP yang diraih merupakan cerimanan dari hasil kerja pemerintahan. "WTP itu hanya opini dan itu tergantung kinerja kita (Pemkot) kalau lengah lagi, ya lepas WTP," ucapnya.



(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com