Pengobatan Alternatif dengan Centong Nasi ala Dwi Susanto di Cimahi

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 12:29 WIB
Dwi Susanto di Kota Cimahi mampu mengobati berbagai penyakit dengan media centong nasi berbahan kayu. (Yudha Maulana/detikcom)
Cimahi - Pengobatan alternatif bisa menjadi salah satu upaya menyembuhkan penyakit. Salah satu pengobatan alternatif yang unik adalah dengan menggunakan centong atau sendok nasi.

Pengobatan dengan centong ini dilakukan Dwi Susanto, pemilik Rumah Doa Anak Yatim. Belum ada penjelasan ilmiah mengenai hal ini. Namun ia mengklaim, dari pengobatan yang dilakukannya, banyak orang yang sembuh.


Pengobatan yang dilakukan oleh Dwi terbilang sederhana. Ia hanya mengusap-usapkan centong ke bagian tubuh pasien yang sakit sambil merapal doa. Prosesi ini hanya berjalan sekitar 10 menit per pasien.

"Alhamdulillah apa yang saya lakukan bisa memberikan banyak manfaat dan kesembuhan bagi orang yang sakit," ujar Dwi saat ditemui di sela kegiatan doa bersama anak yatim di Jalan Pesantren, Kota Cimahi, belum lama ini.

Dwi mengatakan centong yang ia gunakan pun harus terbuat dari kayu dan pernah digunakan untuk menanak nasi.

"Tidak bisa yang plastik, apalagi yang besi. Leluhur dan orang tua kita kan tradisinya masak pakai centong kayu, energinya tersimpan di dalam," ujar Dwi, yang mengaku telah bertahun-tahun menjalankan terapi centong ini.


Salah satu pasiennya, Adelia (45), mengaku menggunakan centong nasi untuk mengobati anaknya yang mengalami kaki bengkak akibat terjatuh.

"Belum saya bawa ke pijat tradisional, jadi langsung dicoba dengan pengobatan centong. Tidak perlu sama Pak Haji (Dwi), cukup sama saya. Saya usap pagi dan malam, niatnya menyembuhkan dan saya yakin, alhamdulillah langsung sembuh dalam tiga hari," ujar Adelia.

Selain itu, ujar Adelia, ada suami temannya yang menderita sinusitis selama belasan tahun.

"Diusap-usap saja ke hidung terus-menerus, bahkan sampai dibawa tidur. Alhamdulillah sekarang sinusnya sembuh total, itu sudah periksa ke dokter juga, yang penting yakin," katanya. (tro/tro)