detikNews
Jumat 13 September 2019, 12:12 WIB

Bangunan SD di Sumedang Ini Dikepung Galian Proyek Tol Cisumdawu

Wisma Putra - detikNews
Bangunan SD di Sumedang Ini Dikepung Galian Proyek Tol Cisumdawu Foto: Wisma Putra
Sumedang - Debu dan suara bising alat berat mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa SDN Cijolang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Sisi kiri, kanan dan belakang sekolah ini sudah tergerus pembangunan proyek Tol Cisumdawu. Bangunan dikelilingi seng pembatas. Sekolah yang berada di wilayah Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari ini menunggu dibongkar.

"Sekolah ini mau direlokasi. Kita sudah koordinasi dengan dinas, sedang proses pembebasan tanah," ujar Kepala Sekolah SDN Cijolang Tina Tresnawati.

Lokasi baru tak jauh dari sekolah lama, hanya sekitar 200 meter. "Sudah ada, masih di wilayah ini, sekitar 200 meter dari sini," ungkapnya.

Tina mengaku sempat ada opsi menumpang ke sekolah lain yaitu SDN Sukasari, namun pihaknya memilih bertahan.

"Kami bersama guru lainnya memilih bertahan karena siswa di SD ini banyak dan barang-barang juga banyak," ujarnya.
Bahaya, Bangunan SD di Sumedang Ini Dikepung Galian Proyek Tol CisumdawuFoto: Wisma Putra

Ia mengaku sebetulnya belajar dengan kondisi tersebut tidak nyaman. Namun karena belum ada bangunan baru, pihaknya hanya bisa pasrah. Debu dari galian dan suara alat berat sangat mengganggu.

"Tentunya tidak nyaman. Daripada enggak belajar ya seadanya, pembelajaran tetap berlangsung," katanya.

Ia juga khawatir menjelang musim hujan nanti. "Saya khawatirkan pas masuk musim hujan, saya takut anak-anak karena sekolah ini sudah terkepung oleh galian. Saya khawatirkan anak-anak," tuturnya.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang agar segera membangunkan gedung baru untuk para siswa belajar.

"Secepatnya dibangun, kasihan anak-anak. Ada orangtua yang khawatirkan juga, terutama kesehatan anak-anak," pungkasnya.

Sementara itu Rafi, salah satu siswa Kelas 5 mengaku terganggu dengan keberadaan proyek tol ini.

"Sekolah mau dipindahkan, ke atas daerah Tanggul. Tidak nyaman karena banyak debu," katanya.

Meski demikian, Rafi bersama teman-temannya tetap semangat belajar dan bermain di halaman sekolah.




Apa Kabar Tol Cisumdawu, 'Penyambung Hidup' Kertajati?:

[Gambas:Video 20detik]


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com