detikNews
Kamis 12 September 2019, 21:40 WIB

Pelanggar Operasi Patuh di Cirebon Didominasi Usia Produktif

Sudirman Wamad - detikNews
Pelanggar Operasi Patuh di Cirebon Didominasi Usia Produktif Pengendara sepeda motor di Cirebon terjaring Operasi Patuh Lodaya 2019. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Polres Cirebon menilang 6.552 kendaraan selama Operasi Patuh Lodaya 2019. Wakapolres Cirebon Kompol Ricardo Condrat Yusuf mengatakan pelanggaran lalu lintas operasi tersebut didominasi pengendara motor.

"Totalnya 6.552 kendaraan yang ditilang. Untuk yang terbanyak sepeda motor 5.252 kendaraan," kata Condrat di Mapolres Cirebon, Jawa Barat, Kamis (12/9/2019).

Ia mengungkapkan pelanggaran paling banyak dilakukan oleh pengendara berusia produktif, mulai usia 28 hingga 50 tahun. "Pelajar lebih rendah dibanding usia produktif. Paling banyak memang usia produktif, jumlahnya 2.725 pelanggar," ucap Condrat.


Condrat menyebutkan pelanggaran lalu lintas pada Operasi Patuh Lodaya tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Namun, ia tak menyebutkan angka pasti pelanggaran tahun sebelumnya. Operasi Patuh Lodaya berlangsung selama 14 hari.

"Peningkatan ini tentu karena selaras dengan meningkatnya volume kendaraan," katanya.

Selain itu, Condrat menambahkan, pelanggaran paling banyak yaitu pemotor tak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM. Agar masyarakat lebih taat aturan lalu lintas, ia menjelaskan, Polres Cirebon merealisasikan program Dikmas Lantas yang dilakukan tiap Senin.

"Programnya itu para babinkamtibmas dan kapolsek serta jajaran Lantas sosialisasi kepada sekolah, anak usia produktif dan perguruan tinggi. Intinya mengedukasi bagaimana berkendara yang benar," tutur Condrat.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com