detikNews
Rabu 11 September 2019, 13:43 WIB

Pembangunan Skatepark Taman Pramuka Bandung Selesai Akhir September

Mochamad Solehudin - detikNews
Pembangunan Skatepark Taman Pramuka Bandung Selesai Akhir September Pembangunan skatepark di Taman Pramuka Bandung ditargetkan selesai akhir September. (Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Pemerintah Kota Bandung menargetkan revitalisasi Taman Pramuka selesai akhir September ini. Hingga kini progres pembangunannya telah mencapai sekitar 80 persen.

Siang tadi, Rabu (11/9/2019), Wali Kota Bandung Oded M Danial meninjau progres pembangunan taman yang berlokasi di Jalan LL RE Martadinata, Kota Bandung, itu. Sejumlah pejabat terkait ikut mendampingi dalam peninjauan tersebut.

"Dari pemborong katanya, mudah-mudahan, akhir bulan ini selesai," kata Oded di lokasi.


Oded mengungkapkan Taman Pramuka akan ditambahi sejumlah fasilitas umum dan rekreasi, seperti musala dan skatepark. Selain itu, area taman akan ditata supaya lebih nyaman.

"Saya harap ini bisa dimanfaatkan kreasi untuk anak-anak muda," ucapnya.

Pembangunan Skatepark Taman Pramuka Bandung Selesai Akhir SeptemberFoto: Mochamad Solehudin/detikcom
Menyangkut kawasan yang biasa dimanfaatkan untuk kegiatan berkemah atau Pramuka, menurutnya, lokasi itu masih bisa digunakan. Namun dia memiliki rencana besar untuk memindahkan pusat kegiatan Pramuka itu ke kawasan Gedebage.

"Perkemahan masih boleh, tapi ada rencana mau dipindah ke Gedebage," katanya.


Dia berharap pembangunan atau revitalisasi Taman Pramuka ini bisa berjalan sesuai dengan rencana. Bila tidak ada kendala, ruang publik ini bisa selesai pada akhir bulan ini. "Sekarang sudah 80 persen," ucapnya.

Pembangunan Skatepark Taman Pramuka Bandung Selesai Akhir SeptemberFoto: Mochamad Solehudin/detikcom
Sementara itu, Kepala Distaru Kota Bandung Iskandar Zulkarnain menambahkan revitalisasi yang dilakukan di Taman Pramuka sebagian besar hanya berupa penataan. Hanya memang ada beberapa penambahan, seperti pembangunan skatepark dan perluasan musala.

"Sebetulnya hanya menata, terkait dengan pagar sekitar sini tidak terawat dan banyak tumbuhan sehingga kumuh. Kita tata (supaya lebih baik)," katanya.

Disinggung mengenai anggaran, dia tidak menyebutkannya. Dia mengaku harus melihat data agar tidak salah. "Duh, itu nanti harus lihat lagi catatannya," ujar Zul.
(mso/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com