Vonis 5 Tahun Bupati Cianjur Nonaktif, Hakim Tak Cabut Hak Politik

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 09 Sep 2019 18:19 WIB
Bupati Cianjur nonaktif Irvan Rivano Muchtar saat sidang putusan kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Bandung. (Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Bupati Cianjur nonaktif Irvan Rivano Muchtar divonis 5 tahun bui berkaitan kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan. Namun majelis hakim tak mencabut hak politik Irvan. Pengacara menyebut keberhasilan Irvan membangun Cianjur jadi pertimbangan hakim.

"Hak politik tidak dicabut. Karena ada pembangunan juga berhasil dilakukan oleh Pak Bupati. Mungkin itu dasar pertimbangan majelis hakim," ucap pengacara Irvan, Alfies Sihombing, seusai persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (9/9/2019).

Dalam persidangan, majelis hakim memang tak menjatuhkan vonis pencabutan tersebut. Majelis hakim hanya memberikan vonis 5 tahun penjara denda Rp 250 juta subsider 3 bulan penjara. Padahal, dalam tuntutan, jaksa KPK meminta majelis hakim mencabut hak politik politikus NasDem itu.


Pengacara juga menilai putusan hakim tidak terbukti adanya kerugian negara yang dilakukan oleh Irvan.

"Nggak ada yang dipakai, nggak ada yang diserap oleh Pak Bupati selaku beliau adalah bupati daerah," kata dia.

Atas putusan ini, pihak pengacara menyatakan sikap pikir-pikir. Begitu juga dengan jaksa KPK, yang menyatakan sikap yang sama.


Tonton juga video Warga Cianjur Tumpah Ruah di Alun-alun Rayakan OTT Bupati":

[Gambas:Video 20detik]

(dir/bbn)